Pendidikan
Serunya Fashion Show Parade Kartini Diikuti Jajaran Pimpinan ITS di Bundaran Kampus

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) memperingati Hari Kartini 2026 menggelar ITS Kartini Fashion Day 2026 dengan mengusung semangat pelestarian budaya adat Nusantara.

Kegiatan ini menjadi upaya menghidupkan nilai perjuangan Kartini melalui fashion show dan parade busana tradisional oleh jajaran pimpinan ITS di area Bundaran ITS, Selasa (21/4/2026).

Rektor ITS Prof Dr (HC) Ir Bambang Pramujati ST MScEng PhD mengatakan, kegiatan ini merupakan inovasi baru dalam peringatan Hari Kartini di ITS. Menurutnya, sebelumnya peringatan Kartini umumnya hanya dilakukan dengan mengenakan pakaian adat.

“Kegiatan seperti ini sebelumnya belum pernah diadakan. Biasanya hanya memakai pakaian daerah, namun kini dikemas dalam bentuk parade dan fashion show di ruang terbuka,” ujarnya.

Rektor ke-13 ITS itu menyebut, kegiatan ini juga sebagai bentuk apresiasi mengingat Indonesia memiliki keberagaman budaya yang perlu dilestarikan.

Kegiatan ini juga menjadi wadah untuk mengekspresikan diri serta memperkuat identitas budaya di lingkungan kampus.

“Meski tidak dipakai setiap hari tetapi ada momen-momen tertentu yang wajib bagi kita memakai pakaian adat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Di Momen Hari Kartini, Tegaskan Terus Dorong Program Pemberdayaan Perempuan

Bambang berharap agar kegiatan ini dapat menginspirasi sekaligus mengingatkan jasa Raden Ajeng Kartini dalam memberdayakan perempuan Indonesia menjadi lebih maju.

“Semangat Kartini perlu terus dihidupkan melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan perkembangan zaman,” terangnya.

Kegiatan yang diinisiasi Unit Komunikasi Publik ITS ini diikuti berbagai elemen kampus, mulai dari jajaran pimpinan ITS mencakup rektor, para wakil rektor, sekretaris institut, para dekan, kepala biro, kepala unit, Dharma Wanita Persatuan (DWP) ITS, mitra ITS, hingga mahasiswa. Partisipasi yang luas menunjukkan antusiasme sivitas ITS dalam memeriahkan peringatan Hari Kartini.

Rangkaian acara diawali penjelasan teknis pelaksanaan fashion show kepada peserta. Penjelasan mencakup alur kegiatan serta mekanisme penilaian oleh dewan juri, meliputi kesesuaian outfit dengan tema, teknik catwalk, ekspresi, serta kreativitas penampilan.

Baca Juga:  Hari Kartini, Petugas KAI di Stasiun Malang Berbagi Bunga untuk Pelanggan Perempuan

Penilaian ini bertujuan untuk melihat bagaimana peserta menampilkan busana secara percaya diri dan selaras dengan tema yang diusung.

Parade Kartini sebagai inti acara berlangsung meriah dengan rute dari Pos 1 Sekuriti ITS menuju Bundaran ITS. Peserta menampilkan beragam busana adat dari berbagai daerah di Indonesia yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.

Kegiatan yang digelar kali pertama di area terbuka ini turut menarik perhatian masyarakat yang melintasi area Bundaran ITS.

Bambang menjelaskan, pemilihan lokasi di pinggir jalan raya seperti ini dilakukan dengan mempertimbangkan waktu pelaksanaan agar tidak mengganggu lalu lintas.

Baca Juga:  ITS Atur Jadwal Praktikum Mahasiswa pada Penerapan WFH di Kampus

Selain itu, pelaksanaan di ruang terbuka juga menjadi bagian dari upaya mengingatkan masyarakat luas akan pentingnya memperingati Hari Kartini.

“Pelaksanaan di ruang terbuka ini menjadi syiar agar masyarakat terus mengingat Kartini dalam memperjuangkan emansipasi perempuan,” jelasnya.

Ketua DWP ITS Galih Kanestri Dewi Pramujati mengatakan, suasana kegiatan yang menarik seperti ini mampu membangun partisipasi aktif seluruh peserta, sehingga acara berjalan lancar dan penuh antusiasme. Ia menilai kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan positif bagi sivitas ITS.

“Perempuan di lingkungan ITS haruslah menjadi Kartini yang kuat, mandiri serta terus berkontribusi untuk kebermanfaatan bersama,” pungkas istri Rektor ITS tersebut. (aci)