Pendidikan
1.716 Calon Mahasiswa Baru ITS Lolos lewat Jalur SNBP 2026

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mengumumkan 1.716 mahasiswa baru yang diterimanya melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Kepala Subdirektorat Admisi dan Promosi ITS Nani Kurniati ST MT PhD mengatakan, dari 18.110 pendaftar, ITS telah memberikan kesempatan untuk 1.716 kursi siswa mengenyam pendidikan di ITS lewat jalur ini.

Angka pendaftar dan penerimaan ini juga mengalami peningkatan dari tahun 2025 lalu. “Pendaftar di ITS pada jalur SNBP tahun ini naik sebanyak 82 siswa dan penerimaannya juga naik sebesar 70 siswa,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).

Adapun dari jumlah pendaftar tersebut, sebanyak 12.539 orang merupakan pendaftar yang membidik ITS sebagai pilihan pertama dan 5.571 orang sebagai pilihan kedua. Hal itu dinilai menunjukkan kesadaran pendaftar dalam memprioritaskan ITS sebagai pilihan pertama.

Baca Juga:  Jalur SNBP 2026 Unair Resmi Terima 2.506 Calon Mahasiswa Baru dari 29.947 Pendaftar

SNBP kali ini juga mengumumkan penerimaan peserta lolos yang berhak menerima Kartu Indonesia Pintar (KIP-K) secara bersamaan.

Dari 4.157 total pendaftar KIP-K, sebanyak 344 peserta lolos jalur ini sebagai calon penerima K-IPK ITS yang kemudian akan diseleksi lebih lanjut secara internal dari ITS.

“Mahasiswa yang tidak lolos seleksi internal akan mendapatkan keringanan pada biaya UKT (Uang Kuliah Tunggal) maupun kesempatan beasiswa internal di ITS,” ungkapnya.

Dari 57 program studi (prodi) yang ada, prodi sarjana (S1) Teknik Informatika, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Mesin, dan Teknik Sipil menempati urutan prodi dengan pendaftar terbanyak di ITS.

Baca Juga:  Unusa Dukung Kebijakan Energi Bersih dan Terjangkau melalui Shuttle Kampus HUS

Menariknya, prodi dengan keketatan tertinggi di ITS jatuh pada Teknik Pertambangan yang baru saja membuka jalur selain Mandiri.

“Prodi Teknik Pertambangan menjadi prodi baru yang sebelumnya baru dibuka melalui jalur Mandiri tahun lalu,” tegasnya.

Nani menyebut jalur SNBP tersebut baru 23 persen dari keseluruhan total mahasiswa baru yang akan diterima di ITS tahun ini. Ia menegaskan masih adanya kesempatan lainnya melalui empat jalur lain dari ITS dengan kuota yang jauh lebih besar.

“Jalur tersebut meliputi Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), Seleksi Mandiri ITS dengan prestasi (SMITS FLAT), dan Seleksi Mandiri ITS dengan tes (SMITS ACE), serta jalur seleksi International Undergraduate Program (IUP),” jelasnya.

Menurut Nani, jalur SNBT yang pendaftarannya saat ini sedang berlangsung hingga 7 April 2026 mendatang memiliki kuota dari ITS sebanyak 35 persen.

Baca Juga:  ITS Berangkatkan 1.180 Mahasiswa Mudik Gratis Gunakan 27 Bus menuju Pulau Jawa hingga Banten

Sedangkan, pendaftaran jalur SMITS FLAT yang berlangsung pada 21 April hingga 6 Mei dan jalur SMITS ACE pada 12 Mei hingga 3 Juni 2026 memiliki kuota sebanyak 42 persen. “Adapun jalur IUP dengan 370 kuota,” katanya.

Di sisi lain, ITS juga menawarkan kesempatan Beasiswa Garuda pada jalur IUP ITS dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

“Program yang menawarkan kesempatan belajar di dalam dan luar negeri memiliki enam prodi dengan sepuluh program yang terafiliasi dengan beasiswa tersebut. ITS menjadi perguruan tinggi di urutan ketiga dengan program terbanyak di beasiswa tersebut,” pungkasnya. (aci)