Kuliner Sidoarjo
Kuliner: Jadi Jajanan Favorit Berbuka Puasa, Kue Lumpur Bu Lilik Ludes Ribuan Biji Tiap Hari

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Di antara kuliner khas Kabupaten Sidoarjo, kue lumpur Bu Lilik menjadi salah satu jajanan legendaris yang tak pernah kehilangan penggemarnya.

Berlokasi di Jalan Hangtuah, Kelurahan Sidokumpul, Kecamatan Sidoarjo, usaha kue lumpur ini telah dikenal luas oleh warga maupun pengunjung dari luar daerah.

Setiap hari, dapur Bu Lilik mampu memproduksi dan menjual rata-rata sekitar 2.000 kue lumpur kepada pelanggan yang datang silih berganti.

Saat bulan Ramadhan, jumlah produksi meningkat karena banyaknya pembeli. Kue lumpur buatan Bu Lilik terkenal dengan teksturnya yang lembut serta aroma khas yang menggoda. Di bulan Ramadhan seperti saat ini, antrean pembeli terlihat di sore hari.

Kue ini dimasak menggunakan cetakan khusus dengan tungku di atas dan di bawah agar matangnya merata dengan bahan bakar arang pres atau briket.

Baca Juga:  Kue Lumpur, Oleh-oleh Khas Sidoarjo Langganan Artis

Proses pembuatannya yang masih mempertahankan cara tradisional membuat cita rasa kue lumpur tersebut tetap autentik dan konsisten dari waktu ke waktu.

Pemilik usaha, Lilik Resiyowati, mengatakan, usaha kue lumpur ini telah dirintisnya sejak awal 2006, tiga bulan sebelum semburan lumpur Porong terjadi.

Dibantu anak sulungnya Saiful, awalnya ia hanya membuat dalam jumlah kecil untuk dijual di sekitar lingkungan rumah. Namun seiring waktu, kabar tentang kelezatan kue lumpurnya menyebar dari mulut ke mulut hingga akhirnya menjadi salah satu kuliner yang diburu masyarakat.

Baca Juga:  Kuliner Hidangan Ramadhan Choux Klepon, Padukan Teknik Pastry Prancis dan Cita Rasa Indonesia

“Alhamdulillah sampai sekarang masih banyak yang mencari. Dalam sehari rata-rata bisa terjual sekitar dua ribu kue lumpur. Apalagi kalau akhir pekan atau musim liburan, biasanya lebih ramai,” jelasnya, Minggu (8/3/2026) sore.

Popularitas kue lumpur Bu Lilik juga menarik perhatian sejumlah tokoh dan artis. Penyanyi senior Dewi Yull pernah mencicipi langsung kue lumpur tersebut saat berkunjung ke Sidoarjo. Bahkan legenda musik Indonesia, almarhum Titiek Puspa, juga pernah mampir untuk menikmati jajanan tradisional tersebut.

Kemarin, istri Wakil Gubernur Jawa Timur Arumi Bachsin juga memesan ratusan kue lumpur Bu Lilik melalui utusannya. Pesanan tersebut rencananya disajikan untuk menu berbuka puasa pada pekan ini.

Baca Juga:  Pasar Takjil Ramadhan, Ngerandu Buko Suguhkan Aneka Kuliner Khas Banyuwangi

Pembelian dalam jumlah besar kerap datang terutama saat bulan Ramadhan. Salah satu pengunjung, Eva, mengaku sengaja datang untuk membeli kue lumpur Bu Lilik karena rasanya yang khas.

“Teksturnya lembut dan manisnya pas. Saya kalau ke Sidoarjo seringkali menyempatkan beli di sini untuk oleh-oleh keluarga. Saya telah berlangganan lebih sepuluh tahun ini. Rasanya tidak berubah dari dulu. Hari ini saya beli sepuluh kotak untuk saudara,” ujar warga Batu Malang ini.

Saat ini, kue lumpur Bu Lilik memiliki dua varian yaitu original yang dijual Rp 36 ribu dan kelapa muda dengan harga Rp 41 ribu per sepuluh biji. (sat)