Ramadhan 2026
Wagub Jatim Apresiasi Kesiapan Pasokan Listrik PLN UIT JBM Sambut Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriah

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Wakil Gubernur Jawa Timur (Wagub Jatim) Emil Elestianto Dardak meninjau langsung Kantor PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) di kawasan Jalan Suningrat, Ketegan, Taman, Sidoarjo, Jumat (20/2/2026).

Emil berdiskusi dan mendengar pemaparan dari General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja tentang kondisi terkini sistem kelistrikan Jawa timur, serta melihat langsung Control Center Unit Pelaksana Pengatur Beban Jawa Timur.

Emil mengatakan, kunjungan ini untuk melihat secara langsung kesiapan PLN dalam menghadapi periode siaga pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri atau Lebaran 2026. Termasuk, langkah-langkah kesiapan yang dilakukan PLN UIT JBM selama memasuki bulan Ramadhan.

Baca Juga:  PLN UIT JBM Siagakan 1.390 Personel 24 Jam Penuh selama Perayaan Imlek 2026 di Jawa Timur

Menurutnya, beban puncak tertinggi di Jawa Timur yakni 2.036 megawattt (MW). Sedangkan, daya mampu netto yakni 2.638 MW, sehingga masih ada cadangan sebesar 602 MW atau sekitar 22 persen.

Beban saat Idul Fitri cenderung lebih rendah dari hari normal, tren lima tahun terakhir menunjukkan beban lebih rendah 32 persen dari hari normal.

“Kita tahu listrik itu gak gampang, karena dia harus seimbang. Jadi, kalau pada saat Idul Fitri beban berkurang biasanya berkurang 32 persen, enteng. Bukan enteng, tegangan di sistem akan meningkat kalau mereka gak melakukan penyesuaian itu akan terjadi instabilitas yang berbahaya kepada sistem itu sendiri,” ujar Emil usai meninjau ruang Command Center PLN UIT JBM.

Baca Juga:  Gubernur Khofifah Sidak ke Pasar Larangan Sidoarjo, Pastikan Harga Sembako Terkendali Saat Bulan Ramadhan

Emil menyebut, fasilitas command center yang dimiliki PLN UIT JBM telah didukung teknologi tinggi untuk memantau dan menjaga keseimbangan sistem kelistrikan secara real time. Ia juga mengapresiasi kecepatan respons PLN dalam menangani kondisi darurat.

“Kami berterima kasih, karena selama ini PLN memiliki response time yang sangat baik. Ketika ada kondisi padam, PLN langsung memberi respons dalam waktu singkat dengan langkah-langkah tindak lanjutnya,” ungkapnya.

Selain itu, Emil turut mengapresiasi langkah strategis PLN UIT JBM dalam pengembangan proyek Gardu Induk 500 kV di Waru, Sidoarjo. Proyek ini dinilai akan semakin memperkuat sistem kelistrikan, khususnya dalam menyuplai kebutuhan listrik kota-kota metropolitan di Jawa Timur.

Baca Juga:  Nekat Balap Liar di Bulan Ramadhan, Polisi Sidoarjo Amankan 232 Remaja dan Motornya dari Jalan Arteri Baru Porong

General Manager PLN UIT JBM Ika Sudarmaja menegaskan, dalam masa siaga pasokan listrik menjelang Hari Raya Idul Fitri atau Lebaran, PLN akan berupaya maksimal menjaga penyaluran tenaga listrik tetap andal.

“Sejumlah pemeliharaan instalasi dilakukan lebih awal sebagai langkah preventif guna mencegah potensi gangguan pada saat puncak perayaan,” tegasnya.

Ika menjelaskan, sebanyak 1.207 personel akan bersiaga selama 24 jam penuh sepanjang periode siaga, yang juga didukung berbagai peralatan penunjang untuk memastikan keandalan sistem transmisi tetap terjaga.

“PLN juga intens melakukan koordinasi dengan TNI dan Polri guna mendapatkan dukungan pengamanan saat periode siaga berlangsung,” jelasnya.

PLN UIT JBM berkomitmen untuk terus menghadirkan pasokan tenaga listrik yang andal dan berkualitas bagi masyarakat, terutama demi mendukung kenyamanan umat Muslim dalam menjalankan ibadah Ramadhan, serta merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan aman dan penuh khidmat. (aci)