Commuter Line Supas Layani hingga Stasiun Probolinggo, Mulai 1 Maret 2026
SURABAYA, SURYAKABAR.com – KAI Commuter bersama DJKA memperpanjang operasional layanan perjalanan Commuter Line Supas hingga Stasiun Probolinggo.
Perpanjangan layanan perjalanan ini diberlakukan mulai 1 Maret 2026. Sebanyak empat perjalanan, dua dari Stasiun Probolinggo dan dua menuju Stasiun Probolinggo akan dijalankan setiap hari.
Direktur Operasi dan Pemasaran KAI Commuter Heri Siswanto mengatakan, perpanjangan layanan perjalanan Commuter Line Supas ini diharapkan dapat meningkatkan taraf atau kualitas hidup masyarakat di wilayah Jawa Timur.
“Perpanjangan layanan ini bukan hanya sebagai pendukung mobilitas, tapi juga dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, serta mendukung pariwisata dan sektor perekonomian masyarakat,” ujar Heri Siswanto, Senin (2/3/2026).
Heri menjelaskan, di hari pertama pengoperasinnya pada Minggu, 1 Maret 2026, di Stasiun Probolinggo tercatat 413 pengguna naik Commuter Line Surabaya-Probolinggo. Sedangkan, volume pengguna yang turun di Stasiun Probolinggo sebanyak 199 orang.
Jadwal perjalanan Commuter Line Surabaya-Probolinggo mulai 1 Maret 2026, yakni KA 453B, Commuter Line Surabaya-Pasuruan-Probolinggo jadwal pemberangkatan pukul 01.50 WIB; KA 454B, Commuter Line Probolinggo-Pasuruan-Surabaya jadwal pemberangkatan pukul 04:10 WIB; KA 459B, Commuter Line Surabaya-Pasuruan-Probolinggo jadwal pemberangkatan pukul 18:10 WIB; KA 460B, Commuter Line Probolinggo-Pasuruan-Surabaya jadwal pemberangkatan pukul 21:22 WIB.
Berdasarkan data BPS 2025, dari total masyarakat Kota Probolinggo yang bekerja, sebanyak 52 persen atau sebanyak 64.838 orang merupakan karyawan atau pegawai, dan sebanyak 174.437 orang pada 2024 menggunakan kereta api sebagai transportasinya.
“Tentunya, angka tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat harian yang tinggi dan membutuhkan kehadiran transportasi yang bisa menghubungkan wilayah-wilayah aglomerasi,” jelasnya.
Berdasarkan hasil survei yang dilakukan KAI Commuter, rencana ini juga disambut positif masyarakat Probolinggo. Dengan potensi yang strategis di pusat kota, dekat dengan kawasan industri, perkantoran, sekolah, serta destinasi wisata, diprediksi jumlah pengguna mencapai 304 orang per hari di Stasiun Probolinggo.
Dari sisi layanan, KAI Commuter juga telah menyiapkan dan akan menambah fasilitas-fasilitas di area stasiun. Mulai dari kanopi area peron, perluasan ruang tunggu pengguna, serta penambahan petugas operasional seperti petugas loket, pengamanan, dan kebersihan untuk memastikan pelayanan prima bagi pengguna.
Langkah strategis ini diambil Pemerintah dan KAI Commuter untuk meningkatkan jangkauan layanan KA Lokal PSO (Public Service Obligation) yang ada di wilayah Surabaya dan sekitarnya.
“Ini juga dilakukan sebagai dukungan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah, mendukung sektor pariwisata, serta mendorong perekonomian masyarakat khususnya di wilayah Jawa Timur,” pungkasnya. (aci)



