Berita Sidoarjo
Menjelang Akhir Tahun, Harga Bahan Dasar Bumbu Masak Jadi Alami Kenaikan, Begini Respons Pedagang Bumbu Masak Jadi

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Menjelang Perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 harga bahan dasar bumbu masak jadi mengalami kenaikan. 

Sutrami, penjual bumbu jadi di Pasar Porong, Sidoarjo, mengeluhkan kenaikan harga bahan baku yang cukup signifikan seperti cabai rawit dan bawang merah, karena hal ini meningkatkan biaya produksi yang berimbas pada keuntungan.

Sutrami menyebut, salah satu komoditas yang naik adalah bawang merah. “Bawang merah naik menjadi Rp 50 ribu lebih, dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilonya,” ucap Sutrami, Sabtu (6/12/2025) pagi.

Baca Juga:  Harga Cabai Rawit Merah di Pasar Larangan Sidoarjo Mencapai Rp 110 Ribu Per Kilogram

Ia menambahkan, komoditas lain yang naik cukup tinggi adalah cabai rawit yang hampir menyentuh angka Rp 100 ribu per kilogram, padahal seminggu sebelumnya di kisaran Rp 70 ribu. “Kalau cabai merah Rp 45 ribu dari harga sebelumnya Rp 35 ribu per kilogramnya,” imbuhnya.

Kenaikan aneka komoditas tersebut membuat Sutrami menaikkan harga jual. “Bumbu pecel yang sebelumnya saya jual Rp 50 ribu, kini saya naikkan menjadi Rp 55 ribu per kilogram. Ini karena bahan dasarnya mahal. Cabai rawit naik. Kencur naik. Kacang juga naik,” terangnya.

Baca Juga:  Bupati Subandi Tinjau Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo
Baca Juga:  Jasa Raharja Cabang Surabaya Gandeng RSU Assakinah Medika Sidoarjo Cek Kesehatan Kru DAMRI di Terminal Purabaya

Menurutnya, harga tersebut belum final, karena harga kacang terus naik. “Ya terpaksa karena harga kacang terus naik. Ini saya masih hitung lagi. Tapi kalau aneka bumbu jadi, saya tidak berani menaikkan harga atau mengurangi porsinya karena nanti rasanya beda,” katanya.

Ia menduga, kenaikan harga tersebut karena imbas cuaca hujan yang membuat petani di berbagai wilayah gagal panen. (sat)