Travel Al Marwah Bekali Jemaah sebelum ke Tanah Suci melalui Program Madrasah Umrah dan Haji
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Salah satu biro perjalanan haji dan umrah Al Marwah Umrah mengenalkan program Madrasah Umrah dan Haji bagi para calon jemaahnya di Jawa Timur, Minggu (4/10/2026).
Program ini merupakan program kajian rutin gratis untuk semua kalangan, dengan menyiapkan hati dan ilmu sebelum menjalankan ibadah umrah ke Tanah Suci.
Direktur PT Al Marwah Sebar Baik Anom Marwoto mengatakan, program ini dikenalkan biro perjalanan yang sudah eksis sejak 2017 itu kepada masyarakat setelah lima bulan hadir di Surabaya.
“Bismillah, kita ingin meluaskan manfaat Al Marwah Umrah. Kita ingin perusahaan ini menjadi jembatan amal saleh dan wakaf produktif,” ujarnya.
Anom menjelaskan, melalui program ini, jemaah tidak langsung berangkat. Namun, dibekali ilmu dan dibimbing, didampingi penuh selama berada di Tanah Suci, hingga dijaga kemabrurannya melalui kajian rutin dan komunitas orang-orang saleh sepulang umrah.
“Kemabruran itu tidak disiapkan mendadak, tapi dari awal dengan ilmu. Kita ingin gerakan baru di Surabaya. Banyak travel umrah hanya jualan paket. Kita ingin membawa dakwah sosial. Semakin baik orang umrahnya, semakin baik akhlak dan amalnya,” jelasnya.
“Materinya pun tidak melulu teknis. Ada sirah nabawiyah, bedah kitab, hingga kajian umrah dan haji,” sambungnya.
Anom menegaskan, sejak resmi berbadan usaha pada 2023, Al Marwah Umrah terus tumbuh. Pada 2025 naik hampir 30 persen, 2026 ini meningkat hampir 40 persen. Dalam sebulan bisa 2-3 kali berangkat, masing-masing keberangkatan 30-45 jemaah.
“Jika sebelumnya jemaah dominan dari Ponorogo, Pacitan, Madiun, Magetan, kini Al Marwah Umrah membuktikan diri bisa bersaing skala nasional dari Surabaya,” tegasnya.
Anom menyebut, pihaknya mengklaim memberikan layanan yang terjamin dan peduli dengan jemaah lanjut usia (lansia).
“Ini yang bikin beda. Madrasah Haji yaitu pembekalan matang sebelum berangkat. Kemudian, layanan all-in yaitu dari rumah sampai Mekkah beres. Jemput pakai mobil sendiri, urus paspor, vaksin, dokumen, sampai pulang diantar lagi ke rumah,” ungkapnya.
“Selain itu, ramah lansia yaitu jemaah lansia paling diperhatikan. Diantar ke masjid, dijenguk kalau sakit, bahkan diantar makanan ke kamar. Kita pernah carikan soto 5 kilometer dari hotel karena jemaah kangen masakan istri. Biayanya kita tanggung. Biar jemaahnya nyaman ibadahnya,” terangnya.
Untuk paket umrah yang ditawarkan, mulai 9, 12, 14, hingga 16 hari. Paling favorit 12 hari sekitar Rp35 juta. Sedangkan, jemaah termuda pernah berusia 2 tahun, dan tertua 86 tahun, bahkan ada yang memasuki usia 94 tahun.
“Hampir 99 persen jemaah mengaku puas dan jadi langganan, banyak yang sudah 2-3 kali berangkat dan mereferensikan keluarga,” pungkasnya. (aci)



