Berita Sidoarjo
Sidoarjo-Banjarmasin Buka Peluang Kolaborasi UMKM, dari Produk Lokal hingga Perluasan Pasar

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan Pemerintah Kota Banjarmasin membuka peluang baru bagi pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kedua daerah.

Peluang kerja sama itu mengemuka saat Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menerima audiensi Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda Krista Algani di Rumah Dinas Wakil Bupati Sidoarjo, Senin (31/8/2026) siang.

Pertemuan tersebut tidak sekadar menjadi ajang bertukar informasi mengenai potensi daerah. Kedua pihak juga membahas kemungkinan kolaborasi untuk memperkuat UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, pemasaran, hingga perluasan akses pasar.

Dalam kesempatan itu, Mimik memperkenalkan sejumlah potensi Kabupaten Sidoarjo, termasuk perkembangan UMKM yang selama ini menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat.

Menurut dia, UMKM memiliki peran strategis karena tidak hanya menghasilkan produk dan menggerakkan aktivitas ekonomi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga:  PUSPA Gayatri Diperkuat, Sidoarjo Andalkan 76 Desa untuk Deteksi Dini Persoalan Perempuan dan Anak
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana (kanan) dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda Krista Algani.

“UMKM Sidoarjo memiliki potensi yang sangat besar dan produknya beragam. Pemerintah daerah terus mendorong agar pelaku UMKM tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga naik kelas, memperluas pemasaran dan semakin dikenal masyarakat luas,” ujar Mimik.

Mimik menilai pertukaran pengalaman dengan pemerintah daerah lain penting untuk menemukan pola pengembangan ekonomi yang dapat disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.

Ia pun mengajak Ananda dan rombongan mengunjungi galeri UMKM di Kabupaten Sidoarjo. Melalui kunjungan tersebut, rombongan dari Banjarmasin diharapkan dapat melihat secara langsung produk unggulan sekaligus proses pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah terhadap pelaku UMKM.

Baca Juga:  Tim Satgas Kemanusiaan ITS Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak Gempa NTT

“Kami sangat terbuka untuk saling belajar dan berbagi pengalaman. Mudah-mudahan dari kunjungan tersebut bisa muncul peluang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi pelaku usaha di kedua daerah,” kata Mimik.

Menurut Mimik, penguatan UMKM tidak cukup hanya dengan meningkatkan jumlah pelaku usaha. Kualitas produk, kemasan, strategi pemasaran, serta akses terhadap pasar juga perlu terus diperkuat.

Kerja sama antardaerah, lanjut dia, dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas jaringan pemasaran sehingga produk lokal tidak hanya beredar di daerah asal, tetapi juga memiliki kesempatan menembus pasar di wilayah lain.

Baca Juga:  Bank Indonesia Perluas Akses Pasar UMKM Lewat Karya Kreatif Indonesia 2026

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda Krista Algani mengapresiasi sambutan Pemkab Sidoarjo dan informasi yang diberikan mengenai berbagai potensi daerah.

“Kami melihat Sidoarjo memiliki potensi yang luar biasa, mulai dari pariwisata hingga UMKM. Banyak hal yang bisa kami pelajari, baik bagaimana pemerintah melakukan pembinaan maupun bagaimana produk-produk lokal dikembangkan agar memiliki daya saing,” ujar Ananda.

Ia berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada pertukaran informasi, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang konkret, termasuk pertukaran produk dan pengalaman antarpelaku UMKM.

“Kami berharap hubungan ini bisa membuka ruang kerja sama dan pertukaran produk maupun pengalaman antar pelaku UMKM,” jelasnya. (sat)