1.752 CPNS Kemenag Jatim Resmi Diangkat Jadi PNS Formasi 2024

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sebanyak 1.752 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur resmi diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) Formasi Tahun Anggaran 2024.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilaksanakan secara daring oleh Menteri Agama RI Nasaruddin Umar, Kamis (21/5/2026), serta diikuti secara luring di Aula Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dihadiri CPNS penempatan Kanwil Kemenag Jatim, Kementerian Agama Kota Surabaya, dan Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo.

Hadir pula Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar beserta jajaran pejabat administrator di lingkungan Kanwil Kemenag Jatim.

Berdasarkan data Kanwil Kemenag Jatim, dari total 1.827 penerima Surat Keputusan (SK) CPNS Formasi Tahun Anggaran 2024, sebanyak 1.752 orang resmi diangkat menjadi PNS.

Sementara itu, sebanyak 11 CPNS tercatat mengundurkan diri atau meninggal dunia, 59 orang dialihkan penempatannya ke Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), serta lima orang lainnya dialihkan ke Kementerian Haji dan Umrah.

Baca Juga:  Banyak Warga Menikah Setelah Lebaran, Kemenag: Layanan KUA Tetap Jalan di tengah Kebijakan WFA

Dalam arahannya, Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak aparatur sipil negara (ASN) yang baru dilantik untuk memperkuat rasa syukur, loyalitas, dan solidaritas dalam menjalankan tugas pengabdian kepada negara.

“Hal yang sangat penting adalah berbakti kepada orang tua serta mengimplementasikan nilai ASN Kementerian Agama yang terangkum dalam prinsip ISTIQAMAH, yakni Ikhlas, Sabar, Tawadhu, Ihsan, Qanaah, Amanah, Akhlak, dan Hikmah,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan nama baik ASN maupun institusi Kementerian Agama.

Baca Juga:  Unusa Lantik dan Ambil Sumpah 16 Dokter Baru, Siap Mengabdi kepada Masyarakat

Ia memaparkan empat orientasi pelayanan ASN, yakni kecepatan layanan, kemudahan layanan, kemanfaatan kebijakan, serta kebahagiaan masyarakat.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Kamaruddin Amin menyampaikan, pengadaan ASN bertujuan menghasilkan aparatur yang profesional, berintegritas, dan mampu memberikan pelayanan publik yang prima.

Ia menjelaskan total formasi ASN Kementerian Agama tahun ini mencapai 110.553 formasi yang terdiri atas 20.772 CPNS dan 89.781 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Usai pelantikan nasional, kegiatan dilanjutkan dengan pembinaan secara daring bersama seluruh Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Jawa Timur.

Dalam arahannya, Kepala Kanwil Kemenag Jatim Akhmad Sruji Bahtiar menegaskan pentingnya meluruskan niat bekerja sebagai bentuk ibadah agar mampu menghadirkan pelayanan yang cepat, mudah, bermanfaat, dan membahagiakan masyarakat.

Baca Juga:  Kemenhaj Pastikan Makanan Siap Santap Cita Rasa Nusantara Aman untuk Puncak Haji

Ia juga mengingatkan ASN untuk menjunjung empati, adab, dan amanah dalam menjalankan tugas serta menghindari praktik korupsi waktu kerja.

“Apa artinya kepintaran jika tidak dibarengi kerendahan hati dan sopan santun. Jangan melayani dengan sombong. Waktu kerja ASN adalah milik rakyat. Jangan dikorupsi. Kita ini pelayan, bukan penguasa,” ujarnya.

Akhmad Sruji Bahtiar mengingatkan para ASN agar tidak memberikan imbalan dalam bentuk apa pun kepada pihak tertentu terkait pelantikan yang diterima.

“Tidak boleh ada yang merasa berjasa atas pelantikan Anda dan meminta imbalan. Ini semua adalah takdir dan berkat doa orang tua,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kanwil Kemenag Jatim juga menyerahkan Surat Keputusan PNS secara simbolis kepada perwakilan peserta yang dilantik. (sat)