Indomobil Expo Surabaya 2026 Dorong Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik di Jawa Timur
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Indomobil Group mendorong percepatan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Jawa Timur melalui gelaran Indomobil Expo Surabaya 2026.
Selain menjadi ajang edukasi, pameran otomotif yang berlangsung di Atrium Pakuwon Mall Surabaya mulai Selasa hingga Minggu (19-24/5/2026) ini juga menyasar konsumen kendaraan listrik di Jawa Timur.
Mengusung konsep interaktif bertajuk “EVperience”, pameran ini menghadirkan berbagai lini kendaraan listrik terbaru beserta teknologi pendukungnya.
Pengunjung tidak hanya melihat unit kendaraan, namun juga diajak merasakan langsung pengalaman berkendara mobil listrik melalui konsep interaktif yang disiapkan penyelenggara.
CEO Indomobil Dealers Group, Santiko Wardoyo, mengatakan, tren kendaraan listrik di Jawa Timur tercatat terus meningkat.
Penjualan EV di Jawa Timur bahkan meningkat hampir empat kali lipat dibanding tahun sebelumnya. Menurutnya, efisiensi biaya menjadi alasan utama masyarakat mulai beralih ke kendaraan listrik.
“Mobil listrik itu sangat hemat, baik dari sisi bahan bakar, servis sampai perawatan. Tidak ada oli, sementara harga oli sekarang juga naik,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Santiko mengakui pasar Jakarta lebih cepat menerima kendaraan listrik karena terdorong kebijakan ganjil-genap. Sedangkan di daerah, proses adaptasi masih membutuhkan edukasi dan penguatan infrastruktur.
“Customer masih bertanya, kalau habis baterainya bagaimana. Tapi, sekarang PLN juga sudah bekerja keras menyiapkan fasilitasnya,” ungkapnya.
Santiko menjelaskan, pada awal 2026, penjualan mobil listrik di Jawa Timur mencapai sekitar 2.500 unit atau meningkat sekitar 3,8 kali dibanding periode yang sama tahun lalu.
“Di Surabaya sendiri, naiknya lebih dari empat kali. Jadi, saya lihat tren ini akan terus bergulir,” jelasnya.
Santiko menyebut, optimisme pasar kendaraan listrik juga didorong skema pembiayaan yang semakin ringan. Menurutnya, perusahaan leasing kini mulai agresif memberikan tenor panjang dengan bunga kompetitif.
Dari sisi infrastruktur, PLN terus memperluas jaringan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
Senior Manager Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN UID Jawa Timur, Andre Lengkong mengatakan, saat ini tersedia 302 SPKLU di 162 titik di Jawa Timur.
“Di setiap unit layanan PLN sudah tersedia SPKLU dan itu sangat mendukung ekosistem EV di Jawa Timur,” terangnya.
PLN juga memberikan sejumlah insentif, mulai dari diskon 50 persen pemasangan listrik rumah untuk home charging hingga Juni 2026, hingga potongan tarif listrik 30 persen untuk pengisian daya malam hari pukul 22.00-05.00 WIB.
Di sisi lain, GAC Indonesia memastikan akan menghadirkan model kendaraan listrik baru dalam waktu dekat. CEO GAC Indonesia Andry Ciu menyebut, kehadiran model baru tersebut kemungkinan dilakukan pada ajang pameran otomotif terbesar GIIAS pada Agustus 2026.
“Kami akan bawa mobil-mobil baru lagi supaya lebih seru,” pungkasnya. (aci)



