Pendidikan
SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Gelar Khotmul Quran dan Imtihan Diikuti 247 Siswa
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Sebanyak 247 siswa dan siswi SMP Muhammadiyah 5 (Spemma) Pucang Surabaya mengikuti Khotmul Quran dan Imtihan ke-4 Tahun Ajaran 2025-2026.
Kegiatan ini diikuti siswa kelas VII hingga IX, baik program tahfidz maupun reguler, dan prosesi wisuda digelar di Lantai 6 Smamda Tower Surabaya, Sabtu (9/5/2026).
Khotmul Quran dan Imtihan ini meliputi Tartil, Turjuman, KBQ (Kaidah Bahasa Alquran) dan Tahfidz mulai Juz 1, 2, 3, 4, 5, 7, 8, 26, 27, 28, 29 dan 30 dengan menggunakan Metode Ummi.
Ketua Majelis Pendidikan Dasar Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya Dikky Syadqomullah MHES mengatakan, pihaknya mengapresiasi capaian siswa yang mampu menyelesaikan khotmul quran dan imtihan ini, dan berencana mendirikan Tahfidz Camp.
“Kami berkeinginan anak-anak yang sudah hafiz ini ada kumpulan khusus, anak-anak yang sudah baik ini harus diwadahi terus. Mungkin kita nanti mendirikan PNF atau pendidikan non formal, dan akan kita kumpulkan, tadi kami sampaikan ada Tahfidz Camp,” ujarnya.
Dikky juga meminta ada apresiasi khusus kepada para siswa berupa beasiswa di jenjang yang lebih tinggi. “Ini termasuk anak-anak prestasi. Kita dulu ndak mungkin bisa seperti ini, tapi anak-anak ini luar biasa hebat, ada yang sampai sekitar 7 juz, 8 juz, dan itu menjadikan kebaikan bagi mereka,” ungkapnya.
Dikky berharap, siswa di sekolah Muhammadiyah bisa lancar membaca dan menghafal Alquran hingga 30 juz. Menurutnya, pada jenjang Sekolah Dasar (SD) siswa diharapkan minimal bisa menghafal 6 juz dalam enam tahun.
Kemudian, di jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) selama tiga tahun bisa selesai minimal 3 juz, dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam tiga tahun bisa menyelesaikan minimal 3 juz. Sehingga, setelah lulus dari SD, SMP, dan SMA bisa menghafal hingga 15 juz.
“Harapan ke depan bisa linear mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Jadi, ketika anak-anak lulus dari sekolah Muhammadiyah, minimal mereka sudah menguasai 15 juz Alquran,” tegasnya.
Kepala SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Misbach Noehruddin SSi MM mengatakan, khotmul quran dan imtihan bertajuk “Growing with The Quran, Becoming Better” ini para siswa tidak hanya bisa menghafal Alquran, namun juga bisa menerapkannya di dalam kehidupan sehari-hari, dan nilai-nilai luhur dari Alquran tersebut bisa disebarkan di lingkungan masyarakat sekitarnya.
“Jadi sesuai tema kali ini Growing with The Quran, harapannya anak-anak dalam kesehariannya itu bersama dengan Alquran dan tumbuh dengan Alquran. Ini bukan tumbuh secara fisik, tetapi mereka bisa tumbuh secara emosional secara intelektual dan spiritual,” terangnya.
“Dengan Alquran tadi mereka nanti diharapkan menjadi pribadi-pribadi yang cerdas di intelektual, emosional dan spiritual, kemudian menjadi anak-anak generasi qurani yang memiliki akhlak yang mulia akhlakul karimah,” pungkasnya. (aci)


