Pembina Garuda Emas FC Surabaya: Bang Moh, Sosok Guru Tempat Menimba Pengalaman dan Motivator Ulung

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Mohammad Barmen (Bang Moh), tokoh sepak bola Surabaya dan nasional meninggal dunia, Selasa (17/8/2021) pagi. Insan sepak bola khususnya di Surabaya merasa kehilangan. Tidak terkecuali pembina tim futsal Garuda Emas FC Surabaya, Abdul Kadir Firdi.

Tempat tinggal Ferdi, panggilan Abdul Kadir Firdi dan Bang Moh bertetangga di Ampel Surabaya. Sejak kecil Ferdi sudah mengenal Bang Moh.

“Bang Moh salah satu sosok teladan di sepak bola dan olahraga pada umumnya. Lebih dari 50 tahun Bang Moh mengurus sepak bola. Mulai 1964 (saat beliau masih jadi pengurus Assyabaab) kemudian 1967 menjadi Ketua Umum Assyabaab sampai sekarang,” kata Ferdi kepada suryakabar.com, Selasa (17/8/2021).

Ferdi melanjutkan ceritanya, lebih dari separuh hidup Bang Moh didedikasikan untuk sepak bola di Assyabaab dan Persebaya. “Tidak terhitung prestasi yang ditorehkan. Di antaranya Bang Moh mendapat penghargaan sebagai Pembina Olahraga Terbaik Nasional tahun 1974 dan membawa Persebaya juara pada 1977 dan 1988,” urainya.

Menurut Ferdi sumbangsih Bang Moh untuk sepak bola di Surabaya, Jawa Timur dan nasional cukup besar. Bang Moh adalah sang motivator ulung dan terkenal royal serta sangat dekat dengan pemain.

BACA JUGA:

bang-moh-n-garuda-futsal
Skuad Garuda Emas FC mohon doa restu kepada Bang Moh sebelum Garuda Emas FC berangkat ke Banjarmasin tampil di babak 34 Besar Liga Futsal Nusantara 2019 lalu.

“Bang Moh banyak menelorkan pemain Persebaya maupun nasional. Sebut saja Yakob Sihasale, Abdul Kadir, Subodro, Rusdi Bahalwan, Waskito, Suharsoyo (kiper), Purwono (kiper), Hamid Asnan, Sinyo Hartono, Ali Maghrobi, Subangkit, Yongki Kastanya, Aries Sainyakit, Putut Wijanarko, Agus Winarno dan masih banyak lagi yang lainnya. Beliau almarhum adalah contoh pembina olahraga yang tak kenal lelah dan total pada sepak bola,” paparnya.

Lebih jauh Ferdi menyebut bagi Garuda Emas FC, sosok Bang Moh adalah sosok guru sebagai tempat untuk menimba pengalaman dan motivator ulung.

“Garuda Emas FC sebelum tampil di babak 34 Besar Liga Futsal Nusantara 2019 di Banjarmasin, Garuda Emas datang ke rumah Bang Moh untuk minta doa restu. Waktu itu beliau memberi motivasi dan menularkan pengalamannya kepada jajaran pelatih dan pemain Garuda Emas FC,” jelasnya.

“Garuda Emas FC dan Assyabaab punya kedekatan sejarah tempat, yaitu sama-sama dilahirkan di kampung Ampel Melati Surabaya. Harapannya mudah mudahan Garuda Emas FC kelak bisa mencontoh prestasi Assyabaab,” pungkas Ferdi. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *