Permudah Perizinan, Pemkab Sidoarjo Dorong Pertumbuhan Ekspor
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Upaya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendorong pertumbuhan ekspor, ditunjukkan dengan memberikan pelayanan kemudahan perizinan bagi industri yang ingin memasarkan produknya ke luar negeri.
Komitmen mempermudah segala layanan perizinan tersebut disampaikan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah saat menghadiri pelepasan ekspor pakan ternak perdana PT. Japfa Comfeed Indonesia. TBK ke Republik Demokratik Timor Leste, Kamis (12/9/2019).
Dalam ekspor perdana tersebut, PT. Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengekspor pakan ternak 40 ton dengan total proyeksi sebesar 1.000 ton hingga akhir 2019.
“Pelepasan ekspor pakan ternak perdana ini merupakan bentuk perluasan pasar Japfa ke pasar internasional. Ini sesuai komitmen Japfa untuk mendukung pemerintah dalam upaya mendongkrak devisa negara melalui akselerasi volume komoditi ekspor,” kata Rahmat Indrajaya, Direktur Corporate Affair Japfa, Kamis (12/9/2019).
“Pelepasan ekspor perdana ini sebagai bentuk pencapaian yang baik dalam pengakuan standart kualitas dan mutu pakan ternak Japfa, dimana untuk dapat menjadi pengekspor pakan ternak harus melewati serangkaian uji teknis dan klinis bersertifikasi internasional,” jelas Rahmat.
Semakin banyak perusahaan di Sidoarjo yang produknya di ekspor, maka akan sangat berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi di kota udang tersebut.
Saat ini langkah yang telah dilakukan Pemkab Sidoarjo seluruh proses perizinan ditempatkan dalam satu atap yang terpusat di Mal Pelayanan Publik di Jalan Lingkar Timur Sidoarjo.
“Pada prinsipnya Pemkab Sidoarjo mendukung penuh perkembangan dan kemajuan industri, baik industri kecil, menengah hingga industri besar dan untuk meningkatkan pertumbuhan ekpor. Segala layanan perizinan akan kita permudah. Syaratnya hanya satu, surat-surat harus lengkap,” kata Saiful Ilah.
“Kita patut bangga dengan Japfa, produk pakan ternaknya telah diekspor ke Timor Leste,” ujarnya.
Pelepasan 40 ton pakan ternak oleh Japfa tersebut dihadiri Badan Besar Pertanian Karantina Surabaya, Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur serta Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo. (es).