Futsal Super Cup 2026
Unggul FC Tantang Blacksteel FC di Futsal Super Cup 2026

JAKARTA, SURYAKABAR.com – Unggul FC Malang menantang Blacksteel FC Papua pada babak perempat final Futsal Super Cup 2026 di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Turnamen pramusim menuju Pro Futsal League 2026-2027 ini melibatkan delapan tim yang finis di peringkat pertama hingga delapan musim lalu.

Seluruh pertandingan menggunakan sistem gugur dan berlangsung di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta, 17-20 September 2026.

Perempat final mempertemukan delapan tim dalam empat pertandingan. Selain Blacksteel versus Unggul, Cosmo JNE Jakarta menghadapi Halus FC, Pangsuma FC melawan Kuda Laut Nusantara, dan Bintang Timur Surabaya bertemu Nanzaby FC.

Pertandingan Blacksteel versus Unggul FC dijadwalkan berlangsung Kamis (17/9/2026) pukul 19.00 WIB. Kedua tim sudah saling mengenal karena pernah berhadapan dalam kompetisi Pro Futsal League.

Baca Juga:  Cosmo JNE Juara Four Masters by GOS 2026, Kalahkan Black Steel di Final Lewat Perpanjangan Waktu

Asisten Pelatih Unggul FC, Agus Abdul Rahman, memahami pentingnya pertandingan tersebut. Sistem knockout membuat setiap kesalahan berpotensi mengakhiri langkah Unggul FC di turnamen.

“Setiap pertandingan sangat menentukan karena sekali kalah langsung tersingkir dari perebutan gelar. Tidak ada sistem poin atau kesempatan kedua seperti fase grup. Jadi, kami sudah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin dalam latihan selama beberapa pekan terakhir,” kata Agus.

Rekam jejak Unggul FC melawan Blacksteel pada PFL 2025-2026 memberikan gambaran menarik. Dalam dua pertemuan, Unggul FC mengamankan satu hasil imbang dan menelan satu kekalahan.

Pertemuan pertama pada November 2025 berakhir dengan skor 3-3. Namun, Blacksteel kemudian menang telak 5-1 pada pertemuan kedua yang berlangsung April 2026.

Hasil tersebut menunjukkan Unggul FC mampu memberikan perlawanan dalam kondisi tertentu. Pertandingan terakhir juga memperlihatkan ancaman Blacksteel ketika mereka mampu mengontrol permainan.

Baca Juga:  Jelang Bigmatch Deltras FC Jamu Barito Putera, Ini Komentar Pelatih Deltras Leonardo Tupamahu

Blacksteel memiliki produktivitas dan variasi pencetak gol yang perlu diwaspadai Unggul FC. Dalam kemenangan 5-1 tersebut, lima pemain berbeda mencetak gol untuk Blacksteel.

Blacksteel juga memiliki sejarah kuat dalam kompetisi futsal Indonesia. Mereka pernah menjadi juara liga pada 2016 dan 2020 serta beberapa kali menempati posisi runner-up.

Agus menyadari catatan pertemuan terbaru memberikan tantangan tersendiri bagi timnya. Meski begitu, dia tetap melihat peluang melalui persiapan dan optimisme menghadapi pertandingan.

“Kami tahu ini pertandingan yang tak mudah untuk Unggul jika berkaca pada rekor pertemuan terbaru. Tapi kami harus berusaha keras dan selalu optimistis menghadapi siapapun lawannya,” imbuhnya.

Unggul FC memiliki beberapa modal untuk menghadapi Blacksteel dalam pertandingan knockout tersebut. Hasil imbang 3-3 pada November 2025 menjadi bukti bahwa Unggul mampu memberikan tekanan kepada lawannya.

Persiapan menuju musim 2026-2027 juga membawa perubahan dalam skuad Unggul FC. Tim memperkenalkan pemain baru dan mempromosikan sejumlah pemain muda dari USC Futsal League.

Karena itu, hasil pertemuan pada musim sebelumnya tidak menjadi satu-satunya acuan. Kondisi fisik, komposisi pemain, pendekatan taktik, dan performa pemain baru dapat memengaruhi jalannya pertandingan.

Baca Juga:  Dramatis, SMA Hang Tuah 2 Sidoarjo Juara Piala Surya Kabar 2026 Regional Sidoarjo, Kalahkan SMAN 4 Sidoarjo di Final Lewat Adu Tendangan Penalti

Salah satu aspek menarik terletak pada duel pressing Blacksteel melawan build-up Unggul FC. Kehilangan bola di area sendiri bisa memberikan kesempatan bagi Blacksteel untuk melancarkan serangan melalui transisi.

Sebaliknya, Unggul FC perlu memaksimalkan setiap momentum di depan gawang. Efektivitas penyelesaian peluang dapat menjadi faktor penting dalam pertandingan yang hanya menyediakan satu kesempatan untuk lolos.

Respons setelah kebobolan juga menjadi perhatian dalam sistem knockout. Unggul FC tidak memiliki pertandingan berikutnya untuk memperbaiki kesalahan apabila tersingkir.

“Tentunya, kami harus memanfaatkan celah sekecil apapun untuk membobol gawang Blacksteel dan sebisa mungkin meminimalisir peluang lawan mencetak gol,” pungkasnya. (*)