Agustusan 2026
Jenderal Soedirman Meriahkan Parade Pawai Kemerdekaan di SD Muhammadiyah 16 Surabaya

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Sebanyak 535 siswa Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya mengikuti Pawai Semarak Hari Kemerdekaan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia (RI) dengan berkeliling lingkungan sekolah setempat, Jumat (14/8/2026).

Mengusung tema “Semarak Pemimpin Merdeka” para siswa diajarkan untuk menjadi pemimpin yang mandiri dengan meneladani pahlawan yang telah gugur dalam melawan penjajah pada masanya.

Kepala Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya Ely Rodlifah SH MPd mengatakan, keteladanan para pahlawan yang telah berjuang memperjuangkan kemerdekaan Indonesia saat melawan penjajah tersebut bisa dipraktikkan kepada para siswa dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:  74 Siswa Spemduta Sidoarjo Bawa Bahasa Inggris dan Budaya Indonesia ke Panggung Royal Plaza dalam Momentum Agustusan 2026

“Dalam setiap perannya mempunyai inisiatif sendiri, dalam menentukan sikap, dan menyuarakan hatinya,” ujarnya.

Ely menjelaskan, tokoh Jenderal Soedirman menjadi tauladan yang dikenalkan kepada para siswa. Terutama sebagai simbol seorang pemimpin. Pihak sekolah bahkan membuat kuda buatan untuk ditunggangi salah satu siswa yang mengikuti pawai ini.

“Kita membuat transportasi berupa kuda sebagai kendaraan beliau (Jenderal Soedirman) ketika melawan penjajah,” jelasnya.

Baca Juga:  TK Al Falah Darussalam Tropodo Sidoarjo Tampilkan Pasukan Cilik pada Semarak Upacara Kemerdekaan RI

Tidak hanya pawai, para siswa diajarkan untuk berempati, yakni dengan membagikan makanan berupa polo pendem atau hidangan yang berisikan berbagai macam umbi-umbian kepada warga sekitar yang melintasi rute pawai.

“Kita mengajarkan anak-anak untuk berempati, dan merasakan bagaimana dulu itu makan susah, sehingga menyimpulkan polo pendem sebagai simbol makanan rakyat Indonesia pada zaman dulu. Sehingga, anak-anak ini menghargai bagaimana makanan itu sangat berharga sekali,” ungkapnya.

Faiz Aqila Adlar, siswa Kelas 6 Mas Mansyur mengaku bangga dan senang ditunjuk memerankan tokoh Jenderal Soedirman dengan menunggangi kuda buatan saat pawai.

Baca Juga:  Juara 2 Tari Jawa Timur Meriahkan Malam Agustusan 2026 RT 33 RW 007 Perumahan Magersari Sidoarjo, Panggung Dilengkapi Lighting System, Suasana Semarak dan Meriah

Menurutnya, selain memiliki jiwa kepemimpinan, sosok Jenderal Soedirman dinilai memiliki semangat perjuangan dalam membela Tanah Air. Seperti semangat untuk tidak pernah menyerah, peduli dengan sesama dan jiwa patriotismenya.

“Seperti yang kita ketahui semangat untuk tidak pantang menyerah adalah kunci dalam mencapai tujuan yang diinginkan,” katanya.

Dengan gaya kepemimpinannya Jenderal Soedirman dapat memecahkan suatu masalah dan memiliki pribadi teguh, pantang menyerah, memiliki prinsip yang selalu mengedepankan kepentingan bangsa dapat mencerminkan pribadinya, sehingga disegani banyak orang dan dijuluki sebagai “Bapak Gerilya Indonesia”.

Banyak pengaruh dari perjuangan Jenderal Soedirman yang dapat ditiru dan dirasakan. Meski Jenderal Soedirman sudah tiada, semangat juang dan keteladannya tidak pernah surut dimakan zaman dan bisa menjadi teladan bagi generasi masa kini. (aci)