GIIAS Surabaya 2026 Siap Tampilkan 37 Merek Kendaraan, Target Lebih 30 Ribu Pengunjung

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Sebanyak 37 merek kendaraan siap meramaikan pameran otomotif terbesar GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) Surabaya 2026 yang akan digelar di Grand City Surabaya, Rabu hingga Minggu (26-30/8/2026).

Jumlah itu terdiri atas 27 merek kendaraan penumpang dan kendaraan komersial, serta 10 sepeda motor. Selain itu, juga diramaikan 25 merek industri pendukung (supporting industry brand).

Project Director GIIAS The Series Abiyoso Wietono mengatakan, tahun ini, luas area pameran di GIIAS Surabaya 2026 diperluas hingga menjadi 15 ribu meter persegi, dari gelaran tahun lalu yang hanya 13 ribu meter persegi atau 15 persen lebih besar. Penambahan area dilakukan seiring dengan hadirnya Exhibition Hall 2 Grand City Surabaya.

“Jika dibandingkan dengan penyelenggaraan perdana pada 2015, luas area pameran tahun ini bahkan telah lebih dari dua kali lipat,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Baca Juga:  Astra Financial Tingkatkan Literasi dan Inklusi Keuangan di GIIAS Surabaya 2025

“Bertambahnya merek memberikan lebih banyak pilihan bagi konsumen. Mereka tidak hanya bisa melihat kendaraan, tetapi juga mencoba melalui test drive sebelum menentukan pilihan,” sambungnya.

Abiyoso menegaskan, perluasan area dan bertambahnya peserta juga menjadi modal untuk meningkatkan jumlah pengunjung.

GIIAS Surabaya 2026 ditargetkan dihadiri lebih dari 30 ribu pengunjung. Hal itu tercatat dari gelaran tahun lalu yang mencapai sekitar 30 ribu pengunjung.

“Tahun ini, GIIAS Surabaya 2026 menargetkan jumlah tersebut kembali meningkat seiring dengan bertambahnya luas area dan jumlah merek yang tampil,” tegasnya.

Baca Juga:  Jateng Fair 2026 Digelar 26 Juni hingga 5 Juli, Targetkan 300 Ribu Pengunjung, Suguhkan Pameran, Hiburan hingga Aksi Lingkungan

Abiyoso menyebut, semakin banyak pilihan kendaraan juga berpotensi membuat konsumen menghabiskan waktu lebih lama di area pameran.

Selain itu, konsumen dapat membandingkan kendaraan dari berbagai merek dalam satu lokasi, melakukan test drive, hingga mendapatkan gambaran sebelum mengambil keputusan pembelian.

Sekretaris 1 Gabungan Industri Kendaraan Motor Indonesia (GAIKINDO) Eddy Sumedi mengatakan, pasar otomotif Jawa Timur menunjukkan sinyal pertumbuhan secara nasional.

Tercatat, hingga April 2026, kontribusi pasar otomotif di Jawa Timur mencapai 9,1 persen, atau naik dari 8,8 persen pada periode yang sama tahun sebelumnya. Kenaikan tersebut menjadi salah satu alasan GAIKINDO optimistis pada gelaran GIIAS Surabaya 2026.

“Pameran otomotif itu tidak hanya diarahkan untuk mempertemukan konsumen dengan berbagai produk kendaraan, tetapi juga diharapkan mampu mendorong transaksi dan aktivitas ekonomi di Jawa Timur,” ungkapnya.

Eddy Sumedi menjelaskan, pertumbuhan pasar otomotif memiliki dampak lebih luas karena berkaitan dengan penerimaan daerah dari sektor perpajakan kendaraan.

Baca Juga:  Rayakan Satu Dekade, GIIAS Surabaya Hadirkan Tujuh Kendaraan Merek Baru

“Sektor otomotif menyumbang porsi signifikan bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur, yakni mencapai sekitar 70 persen, yang bersumber dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta pajak bahan bakar. Kami berharap gelombang GIIAS Series di Surabaya ini kembali mengangkat volume penjualan lokal,” jelasnya.

Di sisi lain, perubahan selera konsumen juga mulai diperhitungkan. Terutama, pada pangsa pasar kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) yang kini disebut telah mengambil porsi sekitar 16 persen dari total pasar. Angka tersebut menunjukkan kendaraan elektrifikasi mulai menjadi bagian penting dalam pertimbangan konsumen.

Fenomena tersebut menunjukkan pola kepemilikan kendaraan mulai berubah. Konsumen tidak lagi hanya mempertimbangkan satu kendaraan untuk seluruh kebutuhan, namun mulai menyesuaikan jenis kendaraan dengan fungsi dan karakter penggunaan. (aci)