EastFood Indonesia Expo 2026 di Surabaya Optimistis Dihadiri Lebih 20 Ribu Pengunjung
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Pameran industri makanan dan minuman terbesar di Jawa Timur, EastFood Indonesia Expo (IIFEX) 2026 menargetkan lebih dari 20 ribu pengunjung pada gelaran yang dibuka di Grand City Convex Surabaya mulai Kamis hingga Minggu, (18-21/6/2026).
Pada gelaran tahun ke-16 ini, sebanyak 180 peserta dari dalam dan luar negeri turut berpartisipasi, termasuk 30-40 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Chief Executive Officer (CEO) Krista Exhibitions Daud D Salim mengatakan, selama empat hari gelaran pameran berskala internasional ini, pihaknya fokus memperkuat ekosistem pangan nasional.
Menurutnya, berbeda dari tahun lalu, konsep kali ini mengalami perubahan dengan memisahkan pameran pengemasan ke dalam agenda tersendiri, yakni ALLPACK Surabaya 2026 (EastPack Surabaya) pada Rabu hingga Sabtu, 1-4 Juli 2026 yang akan diikuti lebih dari 90 peserta, 10 di antaranya merupakan pelaku UMKM.
“EastFood Indonesia telah berkembang menjadi wadah yang mempertemukan seluruh rantai nilai industri, mulai dari bahan baku hingga sektor horeca,” ujar Daud usai pembukaan IIFEX 2026, Kamis (18/6/2026).
Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S Lukman menegaskan, sektor ini menjadi tulang punggung ekonomi dengan menyumbang 40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) industri nonmigas nasional.
“Pertumbuhan industri ini mencapai 7,04 persen pada triwulan pertama 2026, melebihi pertumbuhan ekonomi nasional,” tegasnya.
Dukungan juga datang dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur Dr Endy Alim Abdi Nusa menilai pameran ini strategis untuk mengolah potensi hulu Jawa Timur yang merupakan produsen utama komoditas pangan nasional seperti jagung, daging sapi, dan susu.
Selain pameran produk, acara ini diisi dengan program Hosted Buyer untuk mempertemukan pengusaha dengan pembeli internasional, termasuk dari Malaysia.
Berbagai kegiatan seperti Kompetisi Bakat Boga, masterclass pizza bersama Chef Italia, dan workshop barista juga dihadirkan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha.
Para pengunjung terlihat antusias memadati area pintu masuk hingga sejumlah booth pameran makanan, minuman, bahan baku, dan teknologi tersebut.
Salah satunya, Angelica yang mengaku antusias datang ke pameran di Surabaya, setelah sebelumnya juga sempat datang di acara serupa di Jakarta.
Selain banyak variasi makanan dan minuman, ia datang untuk mencicipi menu dari beberapa daerah di Indonesia.
“Ramai banget tadi datang ke sini. Padahal, sebelumnya saya juga datang yang di Jakarta. Saya penasaran aja dengan variasi makanan dan minuman yang dipamerkan. Ini mau mencoba makanan dari daerah-daerah di Indonesia,” katanya.
Salah satu daya tarik utama dalam IIFEX 2026 ini adalah hadirnya kompetisi kuliner nasional bertajuk Bakat Boga Challenge 2026.
Kompetisi ini dirancang para chef profesional yang melombakan berbagai kategori seperti Lapis Surabaya, Bolu Gulung Keju, Jajanan Pasar Tradisional, hingga Chicken Main Course. (aci)



