Berita Sidoarjo
Usia 65 Tahun Tetap Angkat Beban, Gym Khusus Lansia di Sidoarjo Bantu Redakan Nyeri Lutut hingga Kembalikan Kemandirian

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Pusat kebugaran identik dengan anak muda dan orang dewasa. Namun di Sidoarjo, sebuah gym justru menjadi tempat favorit para lanjut usia (lansia) untuk menjaga kesehatan dan mempertahankan kemandirian di usia senja.

Kaizen Gym Lansia yang berlokasi di Perumahan Taman Pinang Indah Blok F-2, menjadi satu-satunya pusat kebugaran yang secara khusus melayani lansia dengan program latihan yang disesuaikan dengan kondisi fisik mereka.

Salah satu membernya, Ny Fauzi (65), warga Perumahan Citra Garden, mengaku merasakan manfaat setelah rutin mengikuti latihan.

Bersama peserta lain, ia menjalani berbagai gerakan peregangan hingga latihan angkat beban dengan pendampingan dua trainer.

Baca Juga:  Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Hadirkan Mbois Gym, Satu-satunya Pusat Kebugaran Gratis Milik Pemkot Malang

“Sebelumnya saya merasakan nyeri di lutut. Saat sholat juga terasa sakit. Saya berharap dengan mengikuti gym nyeri tersebut bisa sembuh,” terangnya, Kamis (4/6/2026).

Dalam kesehariannya, ia mengaku rutin jogging bersama sang suami di lingkungan perumahan untuk menjaga kebugaran tubuh.

Pemilik Kaizen Gym Lansia, Lena Hartanto mengatakan, olahraga kekuatan sangat penting bagi lansia, terutama untuk memperlambat proses penuaan dan mencegah penyusutan massa otot atau sarkopenia yang kerap terjadi seiring bertambahnya usia.

Baca Juga:  Destinasi Wisata Banyuwangi Tetap Jadi Pilihan, 90 Ribu Wisatawan Liburan di Banyuwangi Selama Libur Panjang

“Setiap bertambah umur, massa otot akan menyusut. Dengan latihan yang tepat, otot lansia bisa menjadi lebih kuat dan stabil sehingga aktivitas sehari-hari tetap bisa dilakukan secara mandiri,” kata Lena.

Menurut dia, seluruh bagian tubuh dilatih dalam program tersebut, mulai dari otot kaki, tangan, punggung hingga leher. Latihan dilakukan secara bertahap sesuai kemampuan masing-masing peserta.

Meski baru beroperasi sekitar satu tahun, Lena mengaku telah melihat banyak perubahan positif pada para member lansia.

“Ada yang sebelumnya kesulitan berjalan dan naik tangga. Setelah rutin latihan, mereka bisa naik tangga tanpa berpegangan. Ada juga yang sebelumnya mengeluhkan nyeri lutut saat sholat, kini kondisinya jauh lebih baik,” ujarnya.

Tak hanya menyediakan fasilitas latihan di gym, Kaizen juga menghadirkan layanan home visit bagi lansia yang mengalami keterbatasan mobilitas.

Baca Juga:  KONI Surabaya dan RS Mitra Keluarga Kenjeran Jalin Kerja Sama

“Banyak lansia yang kesulitan datang ke lokasi gym. Karena itu kami mengirim coach ke rumah agar mereka tetap bisa berolahraga secara rutin,” tutur Lena.

Selain program kebugaran, para peserta juga mendapatkan edukasi dan konsultasi nutrisi untuk menunjang kesehatan secara menyeluruh.

Sementara itu, pelatih Kaizen Gym Lansia, Iqbal Muzakky menjelaskan, latihan beban tidak hanya bertujuan memperkuat otot, tetapi juga membantu mengendalikan berbagai masalah kesehatan yang sering dialami lansia.

“Fungsi otot sangat penting bagi tubuh. Latihan beban dapat membantu mengontrol kadar gula darah, kolesterol, hingga mengurangi keluhan asam urat. Karena itu olahraga kekuatan menjadi salah satu investasi kesehatan terbaik bagi lansia,” kata Iqbal.

Bagi banyak lansia, gym kini bukan sekadar tempat berolahraga. Lebih dari itu, menjadi ruang untuk tetap aktif, sehat, dan mandiri. (sat)