Idul Adha
Dokter di Sidoarjo Ingatkan Masyarakat Tidak Konsumsi Olahan Daging Berlebihan, Bahaya Kolesterol dan Penyakit Jantung

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Momen Hari Raya Idul Adha identik dengan melimpahnya konsumsi daging kurban di tengah masyarakat. Untuk itu, masyarakat harus tetap berhati-hati agar tidak mengonsumsi olahan daging secara berlebihan, karena dapat memicu gangguan kesehatan.

Dokter Andre Julius, pemilik Andre Medical Centre Sidoarjo, mengatakan, konsumsi sate maupun olahan daging lainnya tetap harus dibatasi, terutama bagi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu.

“Untuk orang dalam kondisi sehat, maksimal hanya boleh mengonsumsi sekitar 10 tusuk sate, baik sate kambing maupun sapi. Sedangkan bagi penderita darah tinggi, diabetes, ataupun kolesterol, sebaiknya cukup tiga hingga lima tusuk saja,” kata Andre, Jumat (29/5/2026) pagi.

Baca Juga:  Lippo Plaza Sidoarjo Kurban 2 Ekor Sapi, Bagikan Daging Kurban untuk Masyarakat Sekitar

Ia menjelaskan, satu tusuk sate rata-rata mengandung sekitar 30 kalori. Sementara kebutuhan kolesterol harian tubuh berkisar 300 miligram, sehingga konsumsi daging secara berlebihan berpotensi meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Menurut dia, kadar kolesterol di atas 200 miligram sudah mengarah pada kondisi hiperkolesterolemia. Adapun kadar kolesterol jahat (LDL) sebaiknya tidak melebihi 100 miligram.

Baca Juga:  Cuaca Panas Akibatkan Daya Tahan Tubuh Menurun ini Saran Dokter Andre Yulius

“Jika konsumsi daging berlebihan, kadar trigliserida juga bisa meningkat hingga di atas 150 dan itu sangat berbahaya,” ujarnya.

Andre menambahkan, tingginya kadar kolesterol dapat memicu penumpukan plak pada pembuluh darah koroner yang berisiko menyebabkan penyakit jantung koroner hingga serangan jantung.

Baca Juga:  Hadir di IIMS Surabaya 2026, GWM Kenalkan Mobil Listrik dan SUV Hybrid

“Lemak, kolesterol, dan trigliserida yang sangat tinggi dapat memperberat kerja ginjal dan jantung. Karena itu konsumsi daging harus tetap dibatasi,” tuturnya.

Untuk membantu menyeimbangkan kadar kolesterol, Andre menyarankan masyarakat memperbanyak konsumsi buah dan sayuran berserat tinggi. Beberapa jenis sayuran yang dianjurkan antara lain wortel, kubis, kangkung, dan terong.

Selain itu, ia juga menyarankan masyarakat rutin mengonsumsi air hangat sebelum dan sesudah makan, serta menambahkan lemon untuk membantu menjaga metabolisme tubuh. (sat)