Haji 2026
Antrean Haji Sidoarjo Tembus 85 Ribu, Waiting List Tertinggi di Jatim bahkan Nasional
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Daftar tunggu keberangkatan ibadah haji di Kabupaten Sidoarjo kian panjang. Per tanggal 4 Mei 2026, jumlah jemaah yang masuk antrean mencapai 85.164 orang. Angka ini menempatkan Sidoarjo sebagai daerah dengan waiting list tertinggi, tidak hanya di Jawa Timur, tetapi juga secara nasional.
Plt Kepala Kementerian Haji dan Umrah Sidoarjo, Eliana, mengungkapkan, panjangnya antrean tak lepas dari tingginya minat masyarakat serta penyesuaian sistem kuota nasional yang kini berbasis jumlah pendaftar di tiap provinsi.
“Per 4 Mei 2026, jumlah waiting list haji Sidoarjo menjadi yang tertinggi di Jawa Timur bahkan nasional,” ujarnya usai keberangkatan jemaah haji kloter 55 dan 56 di Pendapa Delta Wibaya, Selasa (5/5/2026) pagi.
Ia menyebut, walaupun antrean panjang, Sidoarjo tetap menjadi salah satu penyumbang jemaah terbesar setiap tahunnya.
Musim haji 2026, daerah dengan volume keberangkatan terbanyak di Jawa Timur berturut-turut adalah Jember, Sidoarjo, Lamongan, Gresik dan Surabaya.
Menurut Eliana, dalam mekanisme pemberangkatan, pemerintah menerapkan sistem pelunasan biaya haji dalam dua tahap. Tahap pertama diprioritaskan bagi jemaah sesuai nomor porsi serta kelompok lanjut usia (lansia).
Eliana menambahkan, sistem seleksi lansia dilakukan secara otomatis dengan mempertimbangkan usia tertua dan masa tunggu terlama. Saat ini, di Jawa Timur, batas usia lansia yang masuk prioritas masih berada di kisaran 85 tahun.
Di sisi lain, terdapat pula jemaah yang menunda keberangkatan tahun ini. Jumlahnya relatif kecil, kurang dari 10 orang. Faktor kesehatan menjadi alasan dominan, selain kesiapan teknis.
“Ada yang wafat, ada juga yang sakit dan membutuhkan waktu recovery panjang. Selain itu, jemaah cadangan yang naik menjadi jemaah inti ada yang memilih menunda, karena belum siap, terutama terkait penempatan kloter yang tidak selalu bisa bersama keluarga atau rombongan asal,” jelasnya.
Pihak Kementerian Haji dan Umrah mengimbau para calon jemaah, khususnya yang berada di daftar cadangan, agar selalu siap secara fisik dan mental. Pasalnya, peluang keberangkatan bisa datang sewaktu-waktu ketika kuota tersedia.
“Dengan antrean yang terus bertambah, waktu tunggu haji diperkirakan akan semakin panjang. Kondisi ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk merencanakan ibadah haji sejak dini,” tutupnya. (sat)


