Berita Sidoarjo
Gudang Daur Ulang Plastik di Sukodono Sidoarjo Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

SIDOARJO, SURYAKABAR com – Kebakaran hebat melanda sebuah gudang daur ulang plastik di Desa Bangsri, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (4/4/2026) malam. Api yang disertai kepulan asap hitam pekat sempat menggegerkan warga sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun Cumpleng, RT 14, RW 05 sekitar pukul 18.10 WIB. Gudang milik Bayu itu dilaporkan terbakar hebat hingga api dengan cepat membesar.

Petugas Rescue Sukodono, Aris Kuswoyo, mengatakan, timnya langsung menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga terkait kebakaran tersebut.

“Setelah kami mendapatkan laporan ada kebakaran di Bangsri Sukodono, tim rescue langsung berangkat menuju lokasi. Objek yang terbakar merupakan gudang daur ulang plastik,” ujar Aris.

Baca Juga:  Gudang Kayu Bahan Bakar Kerupuk di Pemukiman Padat Penduduk di Sidoarjo Terbakar

Menurutnya, kebakaran diduga dipicu arus pendek listrik atau korsleting yang kemudian menyulut material plastik di dalam gudang. Bahan plastik yang mudah terbakar membuat api cepat membesar dan sulit dikendalikan.

Sebelum petugas datang, warga sekitar sempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Namun, kobaran api terus membesar karena banyaknya material plastik di dalam gudang.

Baca Juga:  Gudang Barang Bekas di Sukodono Ludes Terbakar, Pikap Operasional Ikut Hangus
Baca Juga:  Kebakaran: Gudang Kopra di Tengah Permukiman Desa Kalijaten, Kecamatan Taman Sidoarjo Dilalap Api

Petugas pemadam kebakaran dari Posko Sukodono dan Buduran kemudian dikerahkan ke lokasi dengan tiga unit mobil pemadam untuk melakukan proses pemadaman.

Setelah berjibaku selama lebih dari dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 20.20 WIB. Luas area gudang yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 300 meter persegi.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, kerugian material masih dalam proses pendataan pihak terkait. Petugas juga memastikan kondisi di lokasi sudah aman dan tidak ditemukan titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan. (sat)