Begini Komentar Ketua Umum PSSI Erick Thohir Usai Timnas Indonesia Menang 4-0 atas St Kitts and Nevis di FIFA Series 2026
JAKARTA, SURYAKABAR.com – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir menyatakan kemenangan perdana Timnas Indonesia di ajang FIFA Series 2026 layak diapresiasi dan disambut dengan rasa syukur, tanpa dirayakan secara berlebihan.
Menurut Erick Thohir, kemenangan Timnas Indonesia 4-0 atas St Kitts and Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (27/3/2026) malam menjadi awal yang baik, bukan akhir tujuan.
Beckham Putra Nugraha membuat brace menit 15 dan 25 yang semuanya assist Ole Romeny. Selain membuat dua assist, Ole Romeny juga mencetak gol ketiga Timnas Indonesia menit 53.
Pemain pengganti Mauro Zijlstra melengkapi kemenangan Indonesia lewat golnya menit 75. Zijlstra masuk lapangan menit 72 menggantikan Ramadhan Sananta.
Timnas berada di jalur yang benar, terlebih ini menjadi kemenangan pertama di bawah pelatih anyar John Herdman, namun ukuran sesungguhnya tetap ada pada konsistensi dan kesiapan menghadapi tantangan berikutnya.
Erick Thohir menyampaikan apresiasinya melalui unggahan di media sosial dan tetap mengajak seluruh tim menjaga fokus.
Ia menegaskan, hasil positif ini harus menjadi energi untuk melangkah lebih jauh, bukan alasan untuk cepat puas.
“Alhamdulillah, hasil bagus untuk Timnas Indonesia melawan St Kitts and Nevis di pertandingan pertama FIFA Series. Terima kasih kepada para pemain, pelatih John Herdman dan seluruh ofisial yang sudah berjuang. Apresiasi juga untuk seluruh suporter Indonesia yang selalu setia mendukung Timnas bertanding. Perjuangan belum selesai, fokus ke pertandingan berikutnya,” ujar Erick Thohir, di Jakarta, Sabtu (28/3/2026).
Ia juga menilai, dari pola permainan, strategi, dan penampilan menonjol Beckham Putra, kontribusi Ole Romeny dan Mauro Zijlstra, timnas sudah berada di jalur yang benar.
Meski demikian pekerjaan belum selesai. Timnas akan menghadapi Bulgaria pada final FIFA Series, Senin (30/3/2026). Bulgaria melangkah ke final, setelah menang 10-2 atas Kepulauan Solomon.
“Kemenangan ini modal kepercayaan diri, tetapi lawan berikutnya (Bulgaria) menuntut standar yang lebih tinggi. Saya yakin, pelatih dan para pemain sudah memindahkan fokus ke final melawan Bulgaria dengan lebih bersiap, disiplin dan tetap waspada,” pungkasnya. (*)


