Lebaran 2026
Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026, Stasiun Sidoarjo Layani Lebih dari 25 Ribu Penumpang
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Arus mudik dan balik Lebaran 2026 di Stasiun Sidoarjo terus menunjukkan peningkatan. Berdasarkan data sementara, Kamis (26/3/2026), tercatat sebanyak 1.827 penumpang memanfaatkan layanan kereta api di stasiun tersebut.
Dari jumlah tersebut, 725 penumpang merupakan keberangkatan dan 1.102 penumpang merupakan kedatangan. Angka tersebut masih berpotensi bertambah karena jadwal keberangkatan dan kedatangan kereta api masih berlangsung hingga malam hari.
Selama masa angkutan Lebaran periode 11–26 Maret 2026, Stasiun Sidoarjo telah melayani 25.280 pelanggan. Jumlah itu terdiri dari 13.751 penumpang berangkat dan 11.529 penumpang tiba di Stasiun Sidoarjo.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan, lonjakan penumpang merupakan bagian dari pola pergerakan masyarakat selama masa mudik dan arus balik Lebaran.
“Selama periode Angkutan Lebaran, pergerakan penumpang di Stasiun Sidoarjo cukup tinggi baik untuk keberangkatan maupun kedatangan. Kami terus memastikan pelayanan kepada pelanggan berjalan aman, nyaman, dan lancar,” ujar Mahendro.
Secara keseluruhan, selama periode Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret (H-10) hingga 1 April 2026 (H+10), Stasiun Sidoarjo diprediksi akan melayani 31.834 penumpang. Rinciannya, 16.548 penumpang berangkat dan 15.286 penumpang datang.
Puncak arus mudik di Stasiun Sidoarjo tercatat terjadi pada 21 Maret 2026 atau H-1 Lebaran, dengan total 1.781 penumpang. Dari jumlah tersebut, 1.227 penumpang berangkat dan 554 penumpang datang.
Sementara itu, pada periode arus balik diprediksi mencapai puncaknya pada 25 Maret 2026 dengan total 2.011 penumpang, yang terdiri dari 868 penumpang berangkat dan 1.143 penumpang datang.
Mahendro menambahkan, selama masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Sidoarjo melayani 18 perjalanan kereta api setiap hari dengan berbagai tujuan di Pulau Jawa.
“Kami mengimbau pelanggan untuk datang lebih awal ke stasiun agar tidak terburu-buru dan menghindari risiko tertinggal kereta. Selain itu, pelanggan juga diharapkan melakukan perjalanan sesuai relasi yang tertera pada tiket,” kata Mahendro.
Ia menegaskan, kepatuhan terhadap aturan perjalanan tersebut penting untuk menjaga kenyamanan, keamanan, dan ketertiban bersama selama masa Angkutan Lebaran. (sat)


