Berita Sidoarjo
Belum Seminggu Dilantik, Sekda Kabupaten Sidoarjo Sidak Mamin Jelang Lebaran 2024

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo Dr. Fenny Apridawati, M.Kes melakukan sidak makanan dan minuman (mamin), Selasa (26/3/2024).

Dr. Fenny melakukan sidak mamin ini belum seminggu sejak dia dilantik sebagai Sekda Kabupaten Sidoarjo, Jumat (22/3/2024) malam. Sasaran sidak perdana Sekda ini menyasar swalayan Tengah kota.

Kegiatan sidak ini merupakan agenda rutin tahunan Pemkab Sidoarjo menjelang Hari Raya Idul Fitri. Ini karena konsumsi masyarakat terhadap mamin, menjelang Lebaran meningkat.

“Hasil sidak tidak ditemukan makanan dan minuman yang kadaluarsa. Hanya saja ada beberapa yang kemasannya sedikit rusak, ada juga tadi di makanan frozen tidak ditempel tanggal kadaluarsanya,” jelasnya.

Baca Juga:  Bank Indonesia Prediksi Ekonomi Jatim 2024 Tumbuh
Baca Juga:  Fenny Apridawati Jabat Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo, Dwijo Prawito Jabat Kepala Dinas Perikanan

Dr Fenny mengatakan, sidak mamin tahun ini, dilaksanakan tim dari OPD terkait. Tempat yang dijadikan lokus adalah swalayan Tengah kota di Ramayana mall dan Lippo Plaza. Alasannya karena banyak masyarakat yang berbelanja di tempat tersebut menjelang lebaran.

“Tujuan dilaksanakan sidak mamin ini untuk memastikan makanan dan minuman yang dikonsumsi masyarakat aman, kemasan dalam kondisi baik, dan tidak kadaluarsa,” sambungnya.

Baca Juga:  Masinis Daop 8 Surabaya Wajib Jalani Pemeriksaan Kesehatan Ketat Hadapi Lebaran 2024
Baca Juga:  Berdayakan UMKM Pengusaha Warung Makan di Sidoarjo ini Gunakan Tenong Bambu sebagai Wadah Hampers

Pada saat sidak juga ditemukan makanan dan minuman import, semua aman. Sudah dicek BPOM, untuk produk import kondisi kemasannya masih bagus, tanggal kadaluarsanya juga ada, komposisi dikemasannya juga aman, diimport dari mana dan dikemas lagi sudah ada datanya lengkap.

Lebih lanjut menurut Fenny, untuk produk UMKM di Swalayan sidoarjo ini belum banyak. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi Pemkab Sidoarjo.

“Untuk itu, tadi kita juga mengutarakan pada pihak manajemen Ramayana dan Hypermart minta komitmen untuk bekerjasama dengan UMKM. Untuk temuan produk yang tidak layak, kita koordinasikan langsung dengan BPOM,” tandasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *