Berita Sidoarjo
Sawah Terendam Air, Tanaman Padi di Sidoarjo Terancam Rusak
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Curah hujan tinggi yang akhir-akhir ini melanda Sidoarjo membuat lahan persawahan terendam air.
Ahmad Suud warga Desa Gempol Klutuk, Kecamatan Tarik, Sidoarjo mengatakan, sudah seminggu sawah garapannya tergenang air. Ia khawatir tanaman padinya rusak jika terendam air terlalu lama.
Akar tanaman padi, menurutnya tidak akan bisa tumbuh dan berkembang jika terendam air dalam waktu yang lama.
“Ya bisa mati tanaman padinya kalau sampai hujan lagi. Ini saja airnya belum surut, dampak hujan kemarin. Karena tanahnya tidak bisa kering, tidak bisa menyerap air, jadi padinya rusak,” ucap Suud, Sabtu (21/1/2023).
BACA JUGA:
Ia mengatakan, sawah garapannya seluas 1 hektar menjadi langganan banjir, ketika musim hujan. Selama ini, dirinya hanya bisa menunggu air surut atau tanaman padinya yang akan mati.
“Jika padinya rusak, kerugian mencapai Rp 5 juta, itu baru selesai musim tanam. Belum termasuk biaya pupuk,” jelasnya.
Hal serupa dikeluhkan petani lain, Sugiono, dirinya hanya bisa pasrah ketika musim hujan tiba. “Ya kita tunggu saja sampai airnya surut. Ini sudah terendam lima hari. Kemarin parah, airnya sampai melebihi batas pematang sawah. Semoga tidak hujan lagi agar airnya tidak bertambah,” ucapnya.
Tidak hanya di Kecamatan Tarik saja, di Desa Pesawahan, Kecamatan Porong, belasan hektar sawah juga terendam air. Bahkan surutnya air diperlukan waktu lebih lama. (sat)