Murid Baru SMA Muhammadiyah 2 Sidoarjo Ikuti Fortasi dengan Materi Bahaya Narkotika dari BBNK Sidoarjo
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sebanyak 363 murid baru SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Sidoarjo mengikuti Forum Taaruf dan Orientasi Siswa (Fortasi) mulai, Senin (18/7/2022) kemarin. Di hari kedua, mereka mengikuti materi tentang Pencegahan Narkotika dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo, Selasa (19/7/2022).
Waka Kesiswaan Smamda Sidoarjo, Mohammad Ernam mengatakan, Fortasi sama dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). “Kami memperkenalkan semua hal terkait Smamda, mulai dari visi, misi, kurikulum , atraksi ekstra kulikuler, bazar ekskul serta inagurasi,” tuturnya.
Menurutnya, salah satu materi penting pada Fortasi adalah tentang narkoba. Ia berharap setelah mendapat penjelasan dari pemateri, para murid baru, bisa memahami jenis narkoba serta bahayanya.
“Dengan demikian mereka bisa menjauhi. Kami tentu berharap semua anak-anak bersih dari paparan narkoba sehingga bisa berprestasi dengan maksimal,” terangnya.
BACA JUGA:
Ia melanjutkan, materi bahaya narkoba diberikan pada setiap tahun kepada murid baru. “Materi ini selalu kita masukkan dalam program fortasi agar para murid benar-benar terhindar dari bahaya narkoba. Bukan hanya saat mereka sekolah saja, namun untuk seterusnya,” imbuhnya.
Staf Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNNK Sidoarjo, Ahmad Syamsudin, menyampaikan materi terkait pengertian narkoba, jenis-jenis narkotika, dampak, ciri-ciri penyalahguna serta cara untuk menghindari narkoba.
“BNNK adalah lembaga pemberantas obat haram dan menjadi motor dalam menutup ruang gerak pengedar dan bandar narkoba,” terang Syamsudin.
Menurutnya, penyampaian bahaya narkoba di lembaga pendidikan sangat penting, karena para pelajar adalah generasi penerus bangsa.
“Tentu pemberantasan peredaran narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi saja, butuh peran dari semua masyarakat, khususnya keluarga,” imbuhnya. (aha)