Skuad Futsal Putra Kabupaten Pasuruan Potong Rambut Nyaris Gundul, Bahkan Pelatih Sampai Plontos, Usai Lolos ke Porprov Jatim 2022
PASURUAN, SURYAKABAR.com – Tim futsal putra Kabupaten Pasuruan lolos ke Porprov Jatim 2022, setelah di Grup C kualifikasi Porprov Jatim 2022 finis sebagai runner up grup.
Lima kali bertanding, Kabupaten Pasuruan menang empat kali dan kalah satu kali. Kemenangan Kabupaten Pasuruan dipetik dengan mengalahkan Kota Blitar 3-1, menekuk Kota Probolinggo 4-0, menundukkan Kota Batu 7-2 dan di laga pamungkas menang 5-4 atas Jombang.
Satu-satunya kekalahan dialami Kabupaten Pasuruan di laga ketiga saat dikalahkan tuan rumah Kota Malang, 0-8.
Buntut kekalahan dari Kota Malang ini membuat posisi Kabupaten Pasuruan terancam gagal lolos ke Porprov Jatim 2022. Itu sebabnya, menghadapi laga keempat melawan Kota Batu tidak ada pilihan lain kecuali merebut kemenangan.
Berada dalam posisi kritis, Head Coach Kabupaten Pasuruan Solikhin meminta tim asuhannya untuk siap tampil all out menghadapi Kota Batu. Tidak hanya itu, mantan pemain Deltras Sidoarjo ini juga bernazar cukur gundul jika berhasil mengalahkan Kota Batu.
BACA JUGA:
“Saya nazar cukur gundul kalau bisa mengalahkan Kota Batu. Kemudian pemain dan ofisial tim ikut juga, meski mereka tidak sampai gundul, tetapi sampai tipis cukurnya,” ujar Solikhin kepada suryakabar.com, Senin (4/4/2022).

Setelah berhasil mengalahkan Kota Batu dan di laga pamungkas kualifikasi menundukkan Jombang sekaligus lolos ke Porprov Jatim 2022, skuad Kabupaten Pasuruan langsung potong rambut.
“Ide awal potong rambut ini dari Head Coach, kemudian semua sepakat. Ide tersebut diucapkan Head Coach sebelum melawan Kota Batu,” kata Firdyan Rafi, Kapten Tim Kabupaten Pasuruan.
Menurut Firdy, potong rambut hingga tipis itu dilakukan di samping penginapan di Kota Malang sebelum balik ke Pasuruan. “Begitu kami lolos, kami langsung potong rambut semua sampai tipis,” jelasnya.
Ditanya reaksi kedua orang tua maupun sang pacar ketika ketemu sepulang dari Kota Malang dengan kepala plontos, Firdy menyebut mereka hanya senyum-senyum saja. “Mereka hanya tersenyum saja, karena tahu maksudnya kenapa kok gundul,” tandasnya. (es)

