Tim Luar Tulungagung Tidak Boleh Ikut AAFI Tulungagung Tidak Perlu Gusar, Begini Saran Ketua AAFI Jatim

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Ketua Asosiasi Akademi Futsal Indonesia (AAFI) Jawa Timur, Deni Eko Prasetyo menyayangkan beberapa tim dari luar Tulungagung yang berminat ikut AAFI Tulungagung musim ini ditolak.

“Betul, tim-tim dari luar Tulungagung tahun ini tidak bisa ikut AAFI Tulungagung. Hanya tahun ini saja, tim-tim dari luar Tulungagung tidak bisa ikut, tahun depan, tim-tim dari luar Tulungagung bisa ikut,” kata Deni Eko Prasetyo menjawab suryakabar.com, Senin (18/10/2021).

Tim-tim sekitar Tulungagung yang daerahnya belum menggelar AAFI seperti Blitar, Trenggalek dan Kediri dan saat ini tidak boleh ikut AAFI Tulungagung tidak perlu gusar. Deni Eko Prasetyo memberi jalan keluar, tim-tim luar Tulungagung tersebut bisa menggelar AAFI dengan syarat minimal diikuti enam tim.

BACA JUGA:

“Mereka bisa ikut di Regional Surabaya atau Regional Sidoarjo. Atau kalau mau menggelar sendiri silakan. Asalkan, syaratnya diikuti minimal enam tim,” paparnya.

AAFI Tulungagung mulai mempersiapkan menggelar liga sejak tahun lalu. Bahkan tahun lalu sudah menggulirkan Pra Liga AAFI.

Tercatat enam tim pionir yang ‘babat alas’ menjadi peserta Pra Liga AAFI Tulungagung 2020 yakni Academy MVP, Academy Afta, Academy Spiro Kingdom, Academy JB Futsal, Academy Mars dan Academy Starlight dari Trenggalek.

Tahun ini peserta AAFI Tulungagung meningkat menjadi 10 tim untuk kategori putra dan tujuh tim kategori putri. Liga AAFI Tulungagung 2021 mulai bergulir, Sabtu (16/10/2021).

Deni Eko Prasetyo mengaku gembira antusias tim-tim peserta AAFI di Jatim terus meningkat. Bahkan di Regional Surabaya pesertanya mencapai 20 tim. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *