Nana, Mahasiswa Psikologi Umsida Lolos Seleksi ke S2 Jepang

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Ainiatin Nisa, mahasiswa Fakuktas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Program Studi (Prodi) Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) ini, sukses ke jenjang perkuliahan Strata 2 (S2) di Jepang.

Kampus yang akan dituju di Negeri Matahari Terbit itu berada di Kota Chiba yakni, Universitas Chiba.

Di universitas yang berdiri pada 1901 itu, Nana, sapaan akrab Ainiatin Nisa akan menjalani program studi di bidang pendidikan yang sama yakni, jurusan psikologi.

Nana mengaku, sebelum menjalani masa perkuliahan, Ia terlebih dulu menguasai budaya dan bahasa Jepang di sebuah lembaga pendidikan bahasa sekitar enam bulan di Osaka, Jepang.

“Belajar bahasa dan budaya dulu. Di Human Academy Japanese Language School. Ditarget selama enam bulan belajarnya. Kemudian bisa mulai kuliah,” kata Nana kepada suryakabar.com, Jumat (8/10/2021).

BACA JUGA:

Nana, sebagai anak ketiga dari tiga bersaudara ini menuturkan, dirinya merasa beruntung bisa lolos, dan masuk ke universitas di Jepang.

Serangkaian proses dalam memenuhi syarat pendaftaran, ke universitas di Jepang tuntas dilaluinya. Dalam menempuh proses pendaftaran, dirasa bukanlah perkara yang mudah bagi dirinya. Sebab, saat itu Nana tengah berproses menyelesaikan satu mata kuliah yang sempat tertunda karena masa magang.

Waktu itu Nana juga tengah menyelesaikan tugas skripsi dan belajar Bahasa Jepang untuk bisa mengikuti tes kemampuan berbahasa Jepang, dan mendapatkan nilai bersertifikat yang baik.

“Saya beruntung, memiliki orang-orang dekat yang selalu mendukung saya. Mereka selalu menyemangati, saat proses pendaftaran sampai lolos. Dosen, teman, keluarga khususnya ini, selalu memberi suport,” ujarnya.

“Alhamdulillah, persyaratan tuntas. Baik dari sertifikat ujian tes kemapuan bahasa, hingga visa sudah ada. Kini, menunggu jadwal keberangkatan ke sana,” sambungnya.

Mahasiswa kelahiran 1996 ini berharap adanya kesempatan studi ke Jepang dapat memperdalam keilmuan bidang sosial, dengan capaian yang memuaskan.

“Tentunya setelah di sana (Universitas Chiba), akan terus memperbaiki kualitas diri. Rasa ingin tahu tentang ilmu sosial bisa terobati di sana. Dengan nilai yang baik, cara untuk dapat membanggakan keluarga, dan orang baik yang selama ini sudah mendukung saya. Aamiin,” pungkasnya. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *