Yayasan Nurul Hikmah Kamil Membuka Program Pendidikan MI Plus di Sidoarjo
SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Grand opening lembaga pendidikan milik Yayasan Nurul Hikmah Kamil, di Desa Kludan, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, MI Plus Cahaya Kamila, Sabtu (27/2/2021) berjalan lancar.
Tiga minggu sebelum grand opening, pihak yayasan melakukan serangkaian kegiatan. Ada lomba fashion islami, lomba mewarnai, dan lomba tahfidz yang dilakukan secara online.
“Ini puncak acaranya sekaligus pembukaan MI Plus Cahaya Kamila. Semoga kedepan madrasah ini bisa menjadi rujukan bagi warga sekitar,” kata Yuliastutik, Ketua Nurul Hikmah Kamil kepada suryakabar.com, Sabtu (27/2/2021).
Madrasah Ibtidaiyah (MI) Cahaya Kamila dilengkapi ruang kelas ber-AC, lanjut Yuli, sapaan Yuliastutik.
MI yang dibangun di lahan seluas 600 meter persegi di Jl. Sampurna Kavling, nomor 3-6 Desa Kludan, RT 03 RW 01 Desa, Kludan Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo tersebut mampu menampung 25 siswa.
“Kita tidak targetkan siswanya banyak, tidak muluk-muluk, targetnya 25 siswa. Karena akan lebih kita pentingkan kualitas daripada kuantitas,” terangnya.
Menurut Yuli, adanya MI Plus ini bisa menjadi sarana pilihan bagi masyarakat yang ingin memasukkan anaknya di lingkungan sekolah unggulan.
BACA JUGA:
Terlebih, sebagai sekolah tingkat lanjutan bagi masyarakat yang sebelumnya telah memasukkan anaknya di KB-RA Cahaya Kamila.
“Madrasah baru ini bisa sebagai alternatif pilihan sekolah bagi masyarakat sekitar. Atau anak didik kami yang lulusan dari KB-RA di sini bisa melanjutkan bersekolah di sini,” ujarnya.
Yuli menambahkan, terkait persiapan fasilitas umum (Fasum) dan program sekolah, pihaknya sudah mempersiapkannya.
Fasum yang ada di MI Plus Cahaya Kamila saat ini yakni halaman bermain cukup luas, ruang perpustakaan, dan ruang kelas ber-AC.
Sedangkan untuk program sekolah unggulan yang ditawarkan yakni pendidikan akademik, pembangunan karakter ke-Islaman, dan pelatihan menumbuhkan bakat dan minat.
“Karena ini madrasah baru, tentu kami akan terus meningkatkan baik program maupun fasilitas sekolah, sembari menunggu pandemi dan arahan pemerintah pusat terkait model pembelajarannya nanti,” pungkasnya. (sty)