Direktur Jenderal Pajak Berikan Siswa SMA di Aceh Edukasi Keuangan Negara
PIDIE, SURYAKABAR.com – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kali ini Kementerian Keuangan menyelenggarakan Kemenkeu Mengajar secara daring. Kegiatan ini diselenggarakan serentak se-Indonesia, Senin (30/11/2020) diikuti ribuan relawan yang merupakan pegawai Kementerian Keuangan dari seluruh daerah di Indonesia.
Mulai dari jajaran pejabat hingga pelaksana mengikuti keseruan kegiatan Kemenkeu Mengajar tahun ini, termasuk, Direktur Jenderal Pajak, Suryo Utomo. Bersama 20 relawan lainnya, Suryo Utomo memberikan edukasi seputar Keuangan Negara di SMA Sukma Bangsa Pidie Aceh dengan jumlah peserta 140 siswa dan 12 guru pendamping.
“Kami ingin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Kemenkeu Mengajar 5, ini merupakan program yang luar biasa, dan semoga kami berharap nanti anak-anak kami juga bisa mengikuti kegiatan ini dengan baik. Tentunya memang di tengah kondisi pandemi yang sebenarnya ini merupakan tantangan kita di dunia pendidikan, tapi bagaimana tantangan kita jadikan sebuah peluang untuk bisa mengambil manfaat dari tantangan yang terjadi,” ujar Muchlisan Putra, Kepala SMA Sukma Bangsa Pidie saat memberikan sambutan di awal kegiatan Kemenkeu Mengajar 5.
BACA JUGA:
Kemenkeu Mengajar 5 secara daring disambut sangat antusias, terbukti dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan siswa-siswi SMA Sukma Bangsa Pidie kepada Direktur Jenderal Pajak maupun kepada relawan lainnya. Pertanyaan dari siswa pun bervariatif mulai dari ketentuan perpajakan hingga pembangunan infrastruktur.
“Kenapa di daerah terpencil pembangunan infrastruktur masih belum berjalan? Sedangkan masyarakat butuh infrastruktur tersebut berjalan dari pemerintah untuk menggerakkan ekonomi dan sebagainya, lalu apa yang membuat pembangunan tersebut tersendat?,” tanya Dwi Silviani, siswi SMA Sukma Bangsa Pidie kepada Direktur Jenderal Pajak.
“Semua yang ada di Indonesia ini diharapkan ada pemerataan pembangunannya. Secara khusus, secara perlahan nanti akan mengarah ke sana, dimulai dari jalan, lalu ke tol, misal dari arah utara lalu ke selatan. Hal-hal itu dilakukan secara bertahap, karena mempertimbangkan antara yang didapat dengan berapa yang dialokasi,” jawab Direktur Jenderal Pajak.
Tak hanya edukasi seputar keuangan negara, para relawan pun menyelipkan beberapa games sebagai hiburan di tengah-tengah sesi belajar mengajar. Hal ini tentunya menambah antusiasme siswa dan memberikan kesan yang meriah pada pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 5.
“Adik-adik yang ada di Sukma Bangsa, setelah melakukan komunikasi dan sharing terkait apa yang Anda ketahui tentang APBN dan pajak dengan para relawan, suatu saat bisa menceritakan APBN di-support dari pajak, menginformasikan kepada pihak manapun. Karena sampai kapanpun APBN dan pajak itu nempelnya ke pengelolaan negara Indonesia,” pesan Direktur Jenderal Pajak pada akhir sesi Kemenkeu Mengajar 5.
Leidya Meirina Sukmana, Relawan Fasilitator Kemenkeu Mengajar 5 menuturkan, pelaksanaan Kemenkeu Mengajar 5 di SMA Sukma Bangsa Pidie berjalan lancar, mulai persiapan hingga acara selesai. Siswa-siswi peserta Kemenkeu Mengajar 5 memberikan respons positif dan mereka berharap kegiatan Kemenkeu Mengajar tetap diselenggarakan pada tahun-tahun berikutnya. (*/es)