Persebaya Legend Imbang Kontra NZR Malang yang Diperkuat Mantan Pemain Arema dan Persema

MALANG, SURYAKABAR.com – Eksistensi mantan pemain sepak bola tidak pernah pudar. Kendati sudah tidak lagi menjadi pemain profesional, gairah bermain sepak bolanya tetap menyala. Ini terlihat ketika para mantan pemain Persebaya dan gabungan mantan pemain Arema serta Persema menggelar laga silaturahmi di Stadion Gajayana Malang, Rabu (26/8/2020).

Mantan pemain Persebaya yang tergabung dalam skuad Persebaya Legend bernostalgia menghadapi mantan pemain Arema dan Persema yang tergabung dalam tim NZR. Pertandingan berakhir imbang, 2-2.

Tampil memperkuat Persebaya Legend di antaranya Yusuf Ekodono, Putut Wijanarko, I Putu Gede, Anang Ma’ruf, Bahtiar, M Nizar, Chairil ‘Pace’ Anwar, Ali Mashuda, Cukup Ageng, Abdul Kirom, Margono, Bambang Sumantri, Fachrudin serta Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dispora Surabaya, Edi Santoso. Dua gol Persebaya Legend diborong Edi Santoso menit 34 dan 66.

Sementara pemain-pemain tim NZR yang mayoritas mantan pemain Arema dan Persema di antaranya Totok Anjik, Harianto, Agung Yuda, Firman Basuki, Yohanes Geohera. Ikut memperkuat tim NZR, Bambang Suryo atau yang akrab disapa BS.

BACA JUGA:

Sama-sama didukung mantan pemain yang pernah memiliki skill bagus, pertandingan berlangsung berimbang. Dua kali tim NZR ketinggalan gol. Berkat sisa-sisa kehebatan Yohanes Geohera, tim NZR berhasil memaksa laga berakhir imbang 2-2 lewat gol Yohanes Geohera menit 57 dan 83.

“Pertandingan ini pertandingan silaturahmi, mantan-mantan pemain dari Persebaya dan tim NZR mantan-mantan pemain dari Malang,” ujar Totok Anjik, pemain NZR menjawab suryakabar.com usai pertandingan.

Ungkapan senada dilontarkan mantan pemain Persebaya, Yusuf Ekodono. “Alhamdullilah pertandingan lancar, ini pertandingan silaturahmi teman-teman dari Surabaya dan teman-teman dari Malang. Dulu yang pernah main di Persema, Arema dengan mantan pemain Persebaya menjalin silaturahmi yang baik antara Malang dengan Surabaya,” ujar Yusuf Ekodono.

Yusuf yang saat ini mengarsiteki tim Liga 2 Persigo Semeru Hizbul Wathan berharap sepak bola ke depan semakin baik. “Kendati tadi pertandingan silaturahmi, tetapi pertandingan seperti sesungguhnya, tetap fight, ngotot dan sama-sama tidak mau kalah,” tandasnya. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *