Pegiat Pecinta Alam di Sidoarjo Ajak Obati Rasa Kangen Mendaki Gunung Secara Virtual

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Sejak adanya pandemi Covid-19, pertengahan Maret 2020 sejumlah jalur pendakian gunung di Indonesia sementara ditutup. Ini membuat dua pemuda di Sidoarjo sebagai pegiat pendakian gunung, Andry Tri Lesmana dan Muhammad Faiz Kholilullah berinisiatif menggelar acara trip pendakian gunung secara virtual.

Tujuannya tidak lain untuk melepas rasa rindu kegiatan pendakian gunung. Apalagi hingga saat ini, di masa transisi new normal ini, beberapa lokasi pendakian gunung belum dibuka kembali.

Salah seorang inisiator pendakian gunung secara virtual, Andry Tri Lesmana mengatakan, peserta diajak seolah-olah sedang melakukan pendakian gunung. Bahkan, peserta juga diarahkan mengenakan pakaian atau perlengkapan ala pendaki.

Tidak disangka, peserta yang tergabung membeludak. Selain peserta dari Sidoarjo, acara pendakian virtual itu pun turut diikuti peserta luar daerah seperti, dari Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.

Peserta dari Banjarmasin, Safitri Ria Wardani antusias mengikuti acara dengan memberikan pertanyaan dalam sesi sharing. Saat itu ia tengah menanyakan perlengkapan apa saja yang perlu dibawa saat mendaki gunung, dan apa antisipasi untuk menghindari gejala hipotermia.

BACA JUGA :

“Selama acara berdurasi dua jam itu, kami pilih pendakian Gunung Rinjani. Untuk menambah greget dalam acara itu, sampai sampai kami memilih berlokasi di tengah pekarangan rumah, agar terlihat alami. Dalam acara itu kami juga selipkan sesi sharing. Disitu, kami berbagi pengalaman,” katanya kepada suryakabar.com, Minggu (14/6/2020).

pendakian gunung virtual
Cuplikan antusias peserta dalam acara pendakian Gunung Rinjani secara virtual, Sabtu (13/6/2020).

Sementara, Muhammad Faiz Kholilullah yang juga salah seorang inisiator acara itu mengatakan, jika awalnya acara itu ditujukan untuk siswa pecinta alam SMAN 2 Sidoarjo. Tapi, karena peserta yang dituju sedang mempersiapkan program kegiatan menuju new normal, akhirnya acara tersebut dibuka untuk umum.

“Dalam acara virtual itu, memanfaatkan layanan Google Meet. Kami apresiasi sekali kepada para peserta. Karena dibuka secara umum banyak ilmu tambah yang bisa kami terima tentang pendakian Gunung Rinjani. Alhamdulillah acara berjalan lancar dan seru. Peserta pun saya rasa sama, merasa senang,” tandasnya. (sty)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *