Porprov Jatim 2019
Futsal Putri Kota Malang Rebut Perunggu, Menangi Derby Malang Raya Kontra Kabupaten Malang
TUBAN, SURYAKABAR.com – Tim futsal putri Kota Malang merebut medali perunggu Porprov Jatim VI 2019, setelah di pertandingan perebutan posisi ketiga menang 4-2 (0-0) dalam derby Malang Raya melawan Kabupaten Malang di Gajah Futsal Tuban, Jumat (12/7/2019).
Sukses membawa pulang medali perunggu ini menjadi sejarah bagi futsal putri Kota Malang. Pasalnya, cabang olahraga futsal kategori putri baru tahun ini dipertandingkan di Porprov Jatim.
Pertandingan berlangsung ketat di babak pertama. Ini karena stamina pemain kedua tim, rata-rata belum terkuras. Babak pertama berakhir tanpa gol.
Kabupaten Malang menyentak dengan gol cepat di awal babak kedua. Pertandingan belum genap satu menit, Fenisia Mega P membawa Kabupaten Malang unggul 1-0.
Kecolongan gol cepat, permainan Kota Malang menurun. Kesempatan ini dimanfaatkan Kabupaten Malang lebih banyak menekan. Namun, upaya Kabupaten Malang menambah gol tidak juga terwujud. Justru Kota Malang berhasil menyamakan kedudukan 1-1 menit 27 lewat Shinta Dwi Aremanita.
Berhasil menyamakan kedudukan, mental tanding pemain Kota Malang bangkit. Kapten Tim, Staqilla Septi Noor membawa Kota Malang berbalik unggul 2-1 menit 30.
Saat mengamankan bola tendangan Staqilla Septi, kiper Sevhia Febyanti cedera. Posisi Sevhia digantikan Anjarwati Ningrum.
Baru dua menit di lapangan, gawang Anjarwati Ningrum kebobolan dari tendangan bebas jarak jauh Staqilla Septi Noor. Bola lambung yang dilepas Staqilla dari pertahanan Kota Malang gagal dijangkau Anjarwati Ningrum. Skor berubah 3-1 untuk keunggulan Kota Malang.
Berselang satu menit, kiper Anjarwati Ningrum mendapat kartu kuning kedua atau kartu merah tidak langsung, setelah melanggar Risanty Tandi Pau.
Seiring diusirnya Anjarwati Ningrum dari lapangan, Kabupaten Malang kehabisan kiper. Ini karena kiper Sevhia masih dirawat tim medis.
Pertandingan berhenti sekitar lima menit, Kabupaten Malang menunggu kesiapan kiper Sevhia untuk kembali dimasukkan ke lapangan. Dalam kondisi terpincang-pincang Sevhia masuk ke lapangan dan langsung menghadapi eksekusi tendangan penalti titik kedua.
Tendangan keras Staqilla berhasil ditepis Sevhia sambil terpincang-pincang. Unggul jumlah pemain selama dua menit, Kota Malang gagal menambah gol.
Akhirnya Sevhia digantikan pemain depan Nilna Milyuna, setelah kostum Nilna Milyuna datang. Kota Malang menambah satu gol lewat Yuniar Herawati menit 36 dan Kabupaten Malang menipiskan ketinggalan menit 37 melalui Ika Wahyu Khoiriyah.
“Di awal babak kedua anak-anak kurang fokus. Itu yang membuat kami kecolongan gol cepat di awal babak kedua. Usai kecolongan gol, mental tanding anak-anak sempat drop, setelah kami beri motivasi berhasil bangkit dan kami bisa mencetak gol,” kata Tia Darti, Asisten Pelatih Kota Malang menjawab suryakabar.com usai pertandingan. (es)