Porprov Jatim 2019
Kemenangan Surabaya atas Bangkalan Tercipta 39 Detik Menjelang Pertandingan Berakhir

TUBAN, SURYAKABAR.com – Pertandingan menarik tersaji saat Kota Surabaya menghadapi Bangkalan di babak penyisihan Grup A cabang olahraga futsal Porprov Jatim VI 2019 di Gajah Futsal Tuban, Jumat (5/7/2019) malam.

Ini perupakan laga tunda. Sesuai jadwal, pertandingan mestinya digelar, Kamis (4/7/2019). Gara-gara atap lapangan bocor, menyusul hujan deras yang mengguyur sekitar venue, laga diputuskan ditunda, Jumat (5/7/2019).

Pada laga yang berlangsung dalam tempo tinggi ini Kota Surabaya memetik kemenangan 2-1. Kemenangan berharga ini diraih Surabaya lewat kerja keras.

Mengandalkan semangat tanding tinggi, Bangkalan menyulitkan Surabaya sejak menit awal. Meski hanya mencantumkan 10 pemain di daftar susunan pemain, Bangkalan mengimbangi permainan cepat Surabaya. Pertandingan ketat ini berakhir imbang tanpa gol di babak pertama dengan masing-masing tim sama-sama melakukan foul lima kali.

Memasuki babak kedua, tempo permainan tetap tinggi. Bangkalan memilih menunggu di daerah dan melakukan counter attack dengan cepat.

Upaya ini membuahkan hasil. Lewat serangan balik cepat, Bangkalan mencetak gol akibat bunuh diri Zidan Novel menit 24.

Zidan bermaksud membuang bola di mulut gawang yang melaju cepat, namun bola mengarah ke gawang Surabaya. Reflek kiper Mahardi ‘Kecap’ gagal menepis bola.

Tertinggal satu gol, tidak membuat mental tanding pemain Surabaya goyah. Mereka terus berusaha menyamakan kedudukan. Lukman Dwi sukses membuat skor imbang 1-1 menit 29.

Pertandingan semakin menarik. Surabaya tidak ingin menutup laga dengan hasil imbang. Tim asuhan Ambar Supriyanto ini terus meningkatkan tekanan.

Petaka bagi Bangkalan datang. Kiper mereka satu-satunya di pertandingan ini, Juheri mendapat kartu merah langsung menit 35, setelah dinilai wasit melakukan pelanggaran keras di luar circle. Pemain depan Lutfi Hamdani dipercaya menjadi kiper.

Unggul jumlah pemain, Surabaya mengurung pertahanan Bangkalan. Alfredo Sony dan kawan kawan kurang sabar. Kesempatan unggul jumlah pemain selama dua menit dan gawang Bangkalan dikawal pemain yang sebetulnya bukan kiper tidak menghasilkan gol bagi Surabaya.

Akhirnya kerja keras Surabaya membuahkan gol kemenangan saat pertandingan menyisakan waktu 39 detik dari eksekusi penalti titik kedua Fernanda Dhanny. Skor pun berubah 2-1 hingga pertandingan berakhir.

“Anak-anak mengikuti irama permainan mereka. Aliran bola masih kurang cepat. Padahal, kami unggul jumlah pemain untuk melakukan rotasi,” kata Ambar Supriyanto, Head Coach Surabaya menjawab suryakabar.com, Jumat (5/7/2019) malam.

Supri panggilan Ambar Supriyanto memuji mental tanding pemainnya yang tidak goyah, meski kecolongan gol lebih dulu.

“Mental tanding pemain luar biasa. Anak-anak tidak goyah meski pun kami sempat tertinggal,” tandasnya.

Laga dalam tensi tinggi ini selain melahirkan satu kartu merah, juga keluar dari saku wasit tujuh kartu kuning.

Rinciannya empat kartu kuning untuk pemain Surabaya, Alfredo Sony, Fernanda Dhanny, Zaharsyah Dean dan Zhulthon Alifin. Tiga kartu kuning untuk pemain Bangkalan, Kapten Tim Ahmad Junaidi, Lutfi Hamdani dan Ahmad Subairi.

Kemenangan ini hampir pasti meloloskan Surabaya ke perempat final. Bahkan bisa disebut satu kaki Surabaya sudah di perempat final.

Surabaya mengumpulkan enam poin dan kokoh di puncak klasemen sementara Grup A. Posisi kedua ditempati Pamekasan mengantongi tiga poin disusul Bojonegoro juga dengan tiga poin. Bangkalan menghuni dasar klasemen sementara, belum menuai poin.

Laga pamungkas babak penyisihan Grup A, Minggu (7/7/2019) Surabaya menghadapi Bojonegoro dan Bangkalan terlibat derby Madura melawan Pamekasan. (es)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *