Bupati Sidoarjo Beri Penghargaan Kepada OPD dan Desa dengan Nilai SAKIP Terbaik

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Berbagai cara dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo agar hasil evaluasi atas implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) mendapat nilai A (memuaskan).

Nilai SAKIP Kabupaten Sidoarjo pada 2017 mendapat nilai predikat BB (sangat baik) dari Kementerian PAN RB. Tahun ini Bupati Saiful Ilah menargetkan SAKIP Sidoarjo memperoleh nilai A.

Inspektur Kabupaten Sidoarjo Eko Udijono mengatakan, untuk bisa meraih predikat A, maka perlu dilakukan upaya yang menyeluruh, mulai dari tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat desa. OPD dan desa harus mengoptimalkan penerapan anggaran berbasis kinerja dan organisasi berbasis kinerja.

“Implementasi akuntabilitas kinerja harus dilaksanakan menyeluruh sampai ke desa, sehingga terwujud kinerja yang selaras antara Pemerintah Kabupaten dengan Pemerintah Desa,” ujar Eko.

Untuk itu lanjut Eko, perlu diselenggarakan “Penyerahan Penghargaan Implementasi SAKIP OPD dan Desa dengan Akuntabilitas Kinerja Terbaik di Tahun 2018” dengan tujuan meningkatkan motivasi dari setiap Kepala OPD dan Kepala Desa dalam meningkatkan manajemen kinerja dan pelayanan publik.

Berdasarkan hasil evaluasi internal implementasi SAKIP OPD yang dilakukan inspektorat, pada 2018 ini ada tujuh OPD yang mendapatkan nilai A, 22 OPD mendapatkan nilai BB, dan 18 OPD mendapat nilai B. Tahun ini ada peningkatan rata-rata nilai, dan sudah tidak ada lagi OPD yang bernilai CC, rata-rata mendapatkan nilai BB atau sangat baik.

Tujuh OPD yang mendapat nilai A (memuaskan) antara lain, rangking pertama RSUD Sidoarjo dengan nilai 85.31, disusul Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dengan nilai 80.94, Dinas Kesehatan dengan nilai 80.81, Badan Pelayanan Pajak Daerah nilai 80.29, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah nilai 80.08, disusul Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan nilai 80.05 dan yang terakhir Inspektorat dengan nilai 80.00.

“Salah satu upaya peningkatan implementasi, kita memberikan penghargaan kepada kepala perangkat daerah dengan nilai akuntabilitas kinerja terbaik. Hal ini dilakukan untuk memacu motivasi dari kepala perangkat daerah dan camat agar berlomba-lomba meraih kinerja terbaik,” ungkap Saiful Ilah, Bupati Sidoarjo usai menyerahkan penghargaan kepada kepala OPD dan Kepala Desa (Kades) di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Selasa (11/12/2018).

“Semua ini dalam rangka untuk mewujudkan target-target saya yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Sidoarjo tahun 2016-2021, dimana saya menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2021 nanti mencapai 5,85%, tingkat kemiskinan 6,34%, tingkat pengangguran terbuka (tpt) 5,19%, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mencapai 80,57%,” ujar Abah Ipul sapaan akrab Bupati Sidoarjo.

“Selain itu, kita juga melakukan peningkatan akuntabilitas kinerja desa-desa di Kabupaten Sidoarjo, sehingga diharapkan ada keselarasan pembangunan antara pemerintah kabupaten dengan pemerintah desa. Kinerja desa yang tinggi tentunya akan mendukung kinerja kabupaten yang tinggi pula,” pungkasnya.

Dalam penilaian akuntabilitas kinerja pemerintah desa saat ini, penekanan penilaian pada dokumen yang dimiliki Pemerintah Desa yaitu RPJMDes, RKPDes tahun 2018, APBDesa tahun 2018, Laporan Pertanggungjawaban APBDes tahun 2017, LPPD tahun 2017, LKPPD tahun 2017, LPPD tahun 2017 dan keputusan Camat tentang evaluasi APBDes tahun 2017.

Tahun ini ada 13 desa yang mendapat penghargaan dari Bupati Sidoarjo. Dari 13 desa tersebut enam desa di antaranya mendapat predikat B (Baik) dan 7 desa mendapat predikat Cukup Baik.

Ke enam desa yang mendapat predikat B (Baik) yakni Desa Bohar-Taman, Keper-Krembung, Pabean-Sedati, Gedangrowo-Prambon, Pekarungan-Sukodono dan yang ke enam Desa Sumput-Sidoarjo.

Sedangkan tujuh desa yang meraih predikat Cukup Baik, yaitu Desa Dukuhsari-Jabon, Kragan-Gedangan, Dukuhtengah-Buduran, Sawocangkring-Wonoayu, Sedenganmijen-Krian, Sumorame-Candi dan yang ketujuh desa Medalem-Tulangan.

Dengan penilaian dokumen dari perencanaan sampai dokumen pelaporan maka akan terlihat akuntabilitas kinerja yang didalamnya terdapat pertanggungjawaban, transparansi, partisipasi, tertib dan disiplin anggaran.

Acara Penyerahan Penghargaan Implementasi SAKIP OPD dan Desa dengan Akuntabilitas Kinerja Terbaik di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo Tahun 2018 dihadiri seluruh Kepala OPD dan Kepala Desa berkinerja Terbaik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.

Hadir sebagai narasumber, Sekretaris Deputi Bidang Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Didid Noordiatmoko. (wob)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *