Bagi Doorprize dan Santuni Janda di Perayaan Maulid Nabi Muhammad

PASURUAN, SURYAKABAR.com – Warga Desa Petahunan Kecamatan Gadingrejo Kota Pasuruan memiliki cara unik dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Senin (19/11/2018) malam, ratusan orang, tua-muda dan anak-anak beramai-ramai menuju masjid, musholla atau bahkan teras rumah salah seorang warga seusai sholat maghrib.

Masing-masing menenteng bungkusan berisi nasi lengkap lauknya, ada pula yang membawa buah-buahan yang dirangkai dengan indah.

Mereka lalu berebut barang-barang kebutuhan rumah tangga dan uang ribuan yang digantung usai pembacaan Maulidu Diba, tahlil dan doa dengan khusyuk dan semangat.

Barang-barang seperti beras, gula, panci, sabun cuci, shampo, kecap, bawang putih bahkan balon-balon berisi lembaran uang diperebutkan warga dengan penuh suka cita.

maulid nabi pasuruan 1
H Amin Ghozali menyerahkan doorprize sembako kepada Sokhib. Foto: hrd/suryakabar.com.

Namun berbeda dengan kebiasaan kebanyakan orang. H Amin Ghozali (43) warga Petahunan Gang 88 yang tiap tahun mengadakan peringatan Maulid Nabi di rumahnya mengaku tidak menyiapkan acara rebutan barang-barang.

“Doorprizenya saya bagi rata gak usah rebutan semua pasti kebagian,” ungkapnya kepada suryakabar.com, Senin (19/11/2018) malam.

Amin menambahkan kegiatan yang dibiayai bersama-sama melalui iuran ini berlangsung turun-temurun sejak dulu.

Selain memanjatkan sholawat dan pujian kepada baginda Nabi Muhammad, tradisi lokal ini memiliki makna saling berbagi sedekah sekaligus merekatkan guyub rukun antar-warga.

“Saya adakan di rumah saja sekalian berbagi kebahagiaan nyantuni janda. Dan Alhamdulillah, tetangga yang tidak semuanya terbiasa ke masjid dan musholla mau hadir bersholawat,” pungkas bapak dua anak ini.

maulid nabi pasuruan 2
Hj Nur Khomsah foto bersama usai santuni yatim dan janda. Foto: hrd/suryakabar.com.

Hj Nur Khomsah (50), perempuan yang hadir bersama kelima anaknya serta kesembilan cucunya ini sangat bersyukur masih diberi kesempatan bisa mengagung-agungkan kelahiran Nabi ini. “Sejak kecil saya diajarkan Abah dan Ummi untuk mencintai Nabi dengan cara ini, ” jawab perempuan separuh abad ini.

Kebahagiaan juga dirasakan Rizky Amalia (20) yang kali ini hadir dan beruntung mendapat doorprize dobel. “Maulidan di mbah Amin saja, enak gak usah rebutan dan malah dapat doorprize tambahan pula,” ucapnya usai menerima doorprize. (hrd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *