Pendidikan
FK Unair dan University of Foggia Italia Kolaborasi Penelitian Internasional di Bidang Radiologi

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK UNAIR) memperkuat komitmennya dalam membangun jejaring akademik global melalui pengukuhan Prof Giuseppe Guglielmi dari University of Foggia, Italia, sebagai Adjunct Professor FK UNAIR.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya FK UNAIR untuk memperluas pertukaran pengetahuan, memperkuat kolaborasi penelitian, serta membuka peluang pengembangan pendidikan dan jejaring akademik internasional.

Prof Guglielmi menyampaikan orasi ilmiah bertajuk “Bone Densitometry: Current Status and Recent Advances” di Aula FK UNAIR, Senin (24/8/2026).

Topik ini membahas perkembangan mutakhir bone densitometry serta berbagai pendekatan pencitraan dalam menilai kesehatan, kualitas, dan kondisi tulang.

Tema tersebut memiliki relevansi yang kuat dengan perkembangan radiologi muskuloskeletal dan pencitraan penyakit metabolik tulang, sekaligus mencerminkan salah satu bidang keahlian utama Prof Guglielmi.

Prof Guglielmi merupakan Full Professor of Radiology pada Department of Clinical and Experimental Medicine, University of Foggia, Italia.

Selain aktivitas akademiknya di University of Foggia, ia memiliki pengalaman panjang dalam bidang musculoskeletal radiology dan metabolic bone disease, dengan fokus penelitian antara lain pada bone densitometry, osteoporosis, computed tomography (CT), magnetic resonance imaging (MRI), body composition imaging, radiomics, dan pencitraan mikroarsitektur tulang.

Profil resmi University of Foggia juga mencatat keterlibatannya dalam pendidikan dan pengembangan metodologi penelitian di bidang diagnostic imaging.

Rekam jejak Prof Guglielmi dalam bidang bone health dan osteoporosis telah dibangun selama bertahun-tahun melalui penelitian mengenai berbagai modalitas pencitraan.

Salah satu publikasi pentingnya membahas pendekatan pencitraan terintegrasi untuk osteoporosis dengan memanfaatkan DXA, CT, dan MRI dalam memahami perubahan massa serta mikroarsitektur tulang.

Baca Juga:  Fakultas Kedokteran Unair Gelar Dies Natalis Ke-71

Ia juga merupakan editor buku Osteoporosis and Bone Densitometry Measurements, yang diterbitkan Springer sebagai bagian dari seri Medical Radiology. Buku tersebut membahas aspek pencegahan, diagnosis, terapi, serta berbagai teknik pencitraan pada osteoporosis.

Kontribusi Prof Guglielmi juga berkembang pada area body composition imaging. Penelitiannya mencakup pemanfaatan DXA untuk menilai massa lemak, massa bebas lemak, dan jaringan tulang, serta pengembangan pendekatan pencitraan yang menghubungkan komposisi tubuh dengan berbagai kondisi metabolik dan klinis.

Bersama kolaborator internasional, ia juga menulis mengenai potensi artificial intelligence (AI) dan radiomics dalam analisis body composition, yang menunjukkan perkembangan arah penelitian dari pencitraan konvensional menuju pemanfaatan biomarker pencitraan berbasis data.

Perkembangan riset tersebut terus berlanjut hingga saat ini. Pada 2026, Prof Guglielmi menjadi salah satu penulis publikasi mengenai Radiofrequency Echographic Multi-Spectrometry (REMS) sebagai pendekatan pencitraan untuk mendukung penilaian kesehatan tulang, khususnya dalam konteks kedokteran olahraga.

Publikasi ini menunjukkan keterlibatan aktif Prof Guglielmi dalam mengeksplorasi teknologi pencitraan baru untuk melengkapi pendekatan konvensional dalam evaluasi kesehatan tulang.

Di tingkat internasional, Prof Guglielmi memiliki rekam jejak kepemimpinan yang kuat dalam pengembangan musculoskeletal radiology.

Dia pernah menjabat sebagai President of the European Society of Musculoskeletal Radiology (ESSR) pada periode 2015-2016 dan sebelumnya menjadi Chairperson ESSR Osteoporosis and Metabolism Subcommittee pada 2011-2015.

Baca Juga:  Unair Terima 2.771 Mahasiswa Baru Jalur SNBT 2026, Kedokteran Peminat Tertinggi

Keterlibatannya dalam berbagai rekomendasi dan publikasi ilmiah ESSR juga menunjukkan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan dan keilmuan radiologi muskuloskeletal di Eropa. Kontribusi tersebut juga tercermin dalam pengembangan pendidikan radiologi internasional.

Dalam program European School of Radiology (ESOR), institusi tempat Prof Guglielmi beraktivitas di Italia tercatat sebagai salah satu pusat pelatihan untuk musculoskeletal radiology.

Pada program ESOR 2026, M Dimiccoli Hospital di Barletta tercantum sebagai training centre dengan Prof Guglielmi sebagai Head of Department sekaligus tutor musculoskeletal radiology.

Dengan latar belakang tersebut, kehadiran Prof Guglielmi sebagai Adjunct Professor FK UNAIR memiliki arti strategis bagi pengembangan pendidikan dan penelitian radiologi.

Interaksi akademik yang berlangsung melalui kegiatan ini diharapkan dapat memperluas wawasan mahasiswa, peserta didik, staf pengajar, dan peneliti FK UNAIR mengenai perkembangan terkini diagnostic imaging, khususnya dalam evaluasi osteoporosis, metabolic bone disease, bone densitometry, serta pemanfaatan teknologi pencitraan baru.

Dekan FK UNAIR Prof Dr Eighty Mardiyan Kurniawati dr SpOG Subsp Urogin-RE menempatkan penguatan jejaring internasional sebagai bagian penting dari pengembangan pendidikan, penelitian, dan inovasi di FK UNAIR.

“Adjunct Professor ini bukan sekadar kami memberikan penghargaan untuk profesor dari universitas di luar negeri untuk menjadi profesor juga di sini, tapi ini adalah bentuk komitmen kami sebagai sebuah Fakultas Kedokteran yang menjadi bagian dari Universitas Airlangga,” ujarnya di sela Adjunct Professor Inauguration di Main Hall FK UNAIR.

“Di mana, kami memang sudah mempunyai visi-misi untuk menjadi salah satu universitas dan Fakultas Kedokteran terkemuka di internasional, yang artinya kami memang harus mengembangkan kerja sama dengan universitas-universitas lain internasional,” sambungnya.

Baca Juga:  FK Unair dan National Yang Ming Chiao Tung University Taiwan Buka Kerja Sama Bidang Onkologi Ginekologi

Pada saat yang sama, Rektor Universitas Airlangga Prof Dr Muhammad Madyan SE MSi MFin melalui kepemimpinan UNAIR periode 2025-2030, terus mendorong penguatan kapasitas akademik dan jejaring internasional universitas.

Kepala Departemen sekaligus Kepala Program Studi Radiologi FK UNAIR Dr Widiana Ferriastuti dr SpRad SubspNKL(K) turut mendukung pengembangan kolaborasi akademik internasional di bidang radiologi.

Menurutnya, kehadiran Prof Guglielmi diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat hubungan akademik antara Departemen Radiologi FK UNAIR dan University of Foggia.

“Sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pendidikan, penelitian, pengembangan sumber daya manusia, dan kegiatan ilmiah bersama,” ungkapnya.

Pengukuhan Prof Giuseppe Guglielmi sebagai Adjunct Professor tidak berhenti pada kegiatan seremonial, namun diharapkan menjadi bagian dari kolaborasi akademik yang berkelanjutan.

Melalui pertukaran keahlian dan pengalaman internasional, FK UNAIR berkomitmen untuk terus mengembangkan ekosistem pendidikan dan penelitian yang terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan global, serta mampu memberikan kontribusi terhadap kemajuan radiologi dan pelayanan kesehatan di Indonesia. (aci)