FORKI Jatim Raih 3 Medali di Kejurnas Karate 2026 di Bandung
BANDUNG, SURYAKABAR.com – Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Jawa Timur sukses meraih tiga medali dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate 2026 di Bandung, 9–12 Mei 2026 lalu. Raihan tersebut terdiri atas satu medali emas, satu perak, dan satu perunggu.
Medali emas disumbangkan Reihan Ezza Pratama dari Inkai Jember pada nomor kumite +70 kilogram kadet putra.
Sementara medali perak diraih Anastasya Rosaline Aurellia Wawoh dari BKC Kabupaten Malang di nomor kumite -66 kilogram junior putri.
Medali perunggu dipersembahkan Dewangga Haikal dari Inkanas Kabupaten Kediri pada nomor kumite -55 kilogram under 21 putra.
Hasil tersebut dinilai cukup membanggakan mengingat kontingen Forki Jatim menjalani persiapan dalam waktu singkat. Jawa Timur mengirimkan 47 atlet yang terdiri 27 atlet putra dan 20 atlet putri.
Persiapan menuju kejurnas dilakukan usai pelaksanaan seleksi daerah (selekda). Bahkan, pemusatan latihan hanya berlangsung sekitar satu pekan menjelang keberangkatan ke Bandung.
Situasi itu juga bertepatan dengan masa awal kepemimpinan Ketua Forki Jatim yang baru terpilih, Johanes Koento.
Johanes Koento mengapresiasi perjuangan seluruh karateka Jawa Timur yang tampil maksimal selama kejuaraan berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh atlet yang sudah berjuang dengan maksimal, sehingga mampu meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu. Terima kasih pula kepada para pelatih yang mendampingi. Hasil ini cukup baik mengingat persiapan yang sangat singkat,” ujarnya.
Menurut Johanes, para atlet yang diberangkatkan merupakan karateka terbaik hasil seleksi daerah. Ia menilai para atlet telah menunjukkan performa dan semangat juang yang tinggi selama pertandingan.
“Hasil ini diperoleh melalui perjuangan keras. Awal yang baik bagi Forki Jatim, karena mampu membawa pulang medali emas, perak, dan perunggu,” tambahnya.
Dalam klasemen akhir kejurnas, Jawa Timur menempati posisi ke-14. Sementara posisi pertama diraih perguruan Inkai, disusul Inkanas di peringkat kedua dan DKI Jakarta di posisi ketiga. Sulawesi Selatan berada di posisi keempat, KKI di peringkat kelima, serta Jawa Barat menempati posisi keenam. (*)

