Haji 2026
Wabup Sidoarjo Berangkatkan 490 Jemaah Calon Haji Kloter 55–56, Diimbau Jaga Kesehatan Jelang ke Tanah Suci

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Gelombang keberangkatan jemaah calon haji asal Kabupaten Sidoarjo terus berlangsung. Sebanyak 490 jemaah yang tergabung dalam Kloter 55 dan 56 diberangkatkan dari Pendapa Kabupaten Sidoarjo menuju Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Selasa (5/5/2026) pagi.

Pelepasan dipimpin langsung Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. Dalam sambutannya, ia mengingatkan para jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan fisik selama menjalankan ibadah haji, mengingat perbedaan cuaca antara Indonesia dan Arab Saudi.

“Tentunya saya juga meminta para jemaah haji untuk mendoakan Kabupaten Sidoarjo tercinta,” ujar Mimik.

Baca Juga:  Tim Kesehatan Haji Embarkasi Surabaya Temukan Jemaah asal Lamongan Hamil 6-7 Minggu

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo memastikan seluruh fasilitas pendukung keberangkatan telah disiapkan. Mulai dari armada transportasi, pengawalan keamanan, hingga layanan kesehatan disiagakan guna menjamin kelancaran perjalanan jemaah hingga tiba di embarkasi.

Keberangkatan ini menambah jumlah jemaah asal Sidoarjo yang telah bergeser ke Asrama Haji Sukolilo. Sebelumnya, pada hari yang sama, sebanyak 749 jemaah dari Kloter 53 dan 54 telah lebih dulu tiba di lokasi tersebut.

Baca Juga:  Jejak Kerajaan Jenggala Dihidupkan Kembali: Mimik Idayana Temui Fadli Zon, Sidoarjo Siap Bangkitkan Identitas Budaya

Setelah menjalani proses administrasi dan finalisasi manifes di Asrama Haji Sukolilo, seluruh jemaah dijadwalkan melanjutkan perjalanan ke Arab Saudi melalui Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Rabu (6/5/2026).

Salah satu jemaah, Danus (53), warga Kecamatan Prambon, mengaku telah melakukan berbagai persiapan menjelang keberangkatan.

Baca Juga:  Asyik Tanpa Ponsel, Wabup Sidoarjo Dorong Anak Belajar Lewat Permainan Tradisional di Kampung Lali Gadget

Ia rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. “Bersepeda adalah salah satu aktivitas fisik yang sering saya lakukan untuk melatih stamina,” kata Danus.

Terkait isu konflik di wilayah Timur Tengah, Danus mengaku tidak merasa khawatir. Ia memilih untuk tetap fokus menjalankan ibadah.

“Soal konflik bukan wewenang saya. Saya dan istri hanya fokus untuk berangkat beribadah dengan mengucap bismillah,” ujarnya. (sat)