Ini yang Dilakukan Futsal Kabupaten Gresik Sambut Porprov 2019
GRESIK, SURYAKABAR.com – Kabupaten Gresik sudah memulai menyiapkan tim futsal yang akan diterjunkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2019.
“Persiapan awal ini kami memanggil 41 pemain dari tim-tim peserta Liga Futsal Gresik (LFG) 2017. Pemain-pemain itu hasil pantauan dari tim pemandu bakat,” kata Munir Khan, Ketua Komite Futsal Askab PSSI Gresik kepada suryakabar.com, Kamis (19/10/2017).
Pemain-pemain itu akan mengikuti proses seleksi. Agendanya seleksi dilakukan dalam lima kali pertemuan dan digelar seminggu sekali di Lapangan Bintang Futsal Gresik. Proses seleksi dipimpin pelatih AMF Hawi dan asisten pelatih Afrian Pandarwidi. Di LFG 2017, Hawi merupakan pelatih Adiha FA sedang Afrian Pandarwidi pelatih Tiga Putra Selection.
“Pemain akan dikerucutkan menjadi 20 orang. Mereka yang lolos tahap awal ini belum menjadi jaminan akan terus berada di tim, karena nantinya dalam pemusatan latihan kami akan melakukan promosi degradasi pemain. Artinya, pemain yang dalam pantauan tim pelatih tidak berkembang bisa kena degradasi,” urai Munir Khan.
Pria murah senyum ini menambahkan, pada gelaran LFG 2018 mendatang, tim pemandu bakat juga akan kembali bertugas memantau pemain-pemain yang layak masuk ke pemusatan latihan. “Pemain yang memiliki kualitas bagus bisa masuk menggantikan pemain yang kena degradasi. Pemain yang kena degradasi pun masih memiliki peluang masuk tim lagi, asalkan mereka mampu menunjukkan perkembangan,” imbuhnya.
Usia pemain yang terjaring dalam seleksi tahap awal ini maksimal kelahiran 1998. Ini karena menyesuaikan regulasi usia pemain Porprov 2019.
Cabang olahraga futsal sudah dua kali dipertandingkan di Porprov yakni Porprov 2013 Madiun dan Porprov 2015 Banyuwangi. Pada dua edisi awal itu, futsal Kabupaten Gresik melaju hingga perempat final. (es)