Berita Sidoarjo
Terjebak di Kamar, Remaja di Sukodono Sidoarjo Tewas dalam Kebakaran

SIDOARJO, SURYAKABAR.com – Kebakaran melanda sebuah rumah di RT 03, RW 01 , Desa Anggaswangi, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (22/1/2026) malam. Kobaran api yang melahap bangunan rumah tersebut merenggut nyawa satu orang penghuni.

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Api dengan cepat membesar disertai kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi, membuat warga sekitar panik dan berhamburan keluar rumah.

Astrid, salah satu saksi mata, menjadi orang pertama yang melihat kebakaran tersebut. “Kejadiannya sekitar jam sepuluh malam. Saya langsung melapor ke warga lain,” ucap Astrid.

Baca Juga:  Kebakaran: Gudang Kopra di Tengah Permukiman Desa Kalijaten, Kecamatan Taman Sidoarjo Dilalap Api

Ironisnya, laporan kebakaran baru diterima Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo pada pukul 22.55 WIB atau hampir satu jam setelah api berkobar.

Pos Pemadam Kebakaran Sukodono yang menerima laporan segera mengerahkan satu unit mobil pemadam ke lokasi kejadian.

Petugas pemadam kebakaran berjuang keras menembus kobaran api untuk memadamkan si jago merah. Proses pemadaman hingga pembasahan baru berhasil dituntaskan pada pukul 23.40 WIB.

Baca Juga:  Hujan Angin Terjang Permukiman Padat di Sidoarjo, Atap Rumah Ambruk dan Pohon Tumbang

Namun nahas, di tengah kepulan asap dan puing-puing bangunan, petugas menemukan seorang penghuni rumah telah meninggal dunia. Korban diketahui bernama Pramudia Ajie (23), yang tewas setelah terjebak di dalam kamar saat kebakaran terjadi.

Korban merupakan warga Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya. Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans untuk proses penanganan lebih lanjut.

Baca Juga:  Petugas Karantina Jawa Timur Musnahkan Komoditas Pertanian Impor, karena Tak Penuhi Syarat

Supeno, ayah korban mengatakan, saat kebakaran dirinya juga berada di dalam rumah. “Saya menduga kebakaran awal di kamar anak saya berasal dari korsleting listrik atau colokan yang longgar. Saya juga menduga anak saya pingsan lebih dulu,” tuturnya.

Ia menambahkan, kamar tersebut sebenarnya tidak terkunci, namun terganjal tempat tidur dari busa yang diletakkan di bawah. Oleh keluarga, korban dimakamkan di Wonokromo, Surabaya. (sat)