Pendidikan
Melihat Keseruan 16 Siswa Korea Belajar Buat Es Dawet dan Bahasa Jawa di Spemma Surabaya

SURABAYA, SURYAKABAR.com – Sebanyak 16 siswa Daejo Middle School Busan Korea Selatan mengikuti pertukaran pelajar bertajuk Student Exchange Program di SMP Muhammadiyah 5 Pucang Surabaya (Spemma).

Selain belajar beragam budaya Indonesia, para siswa Korea Selatan juga fokus pada pembuatan minuman khas Jawa, es dawet dan bakso.

Koordinator Program Internasional Spemma Surabaya Arlia Intan Nilamsari mengatakan, program ini merupakan program tahunan Spemma untuk memperluas jejaring pendidikan internasional.

Menurutnya, tahun ini durasi kunjungan selama empat hari para siswa Korea tergolong singkat, namun sangat padat materi. Kegiatan dibagi menjadi dua bagian, yakni dua hari di lingkungan sekolah dan dua hari penjelajahan kota (city tour).

Baca Juga:  Momen HUT Kemerdekaan RI, SMP Muhammadiyah 5 Surabaya Luncurkan SPMB Spemma 2026, Target 300 Siswa Baru

“Selama di sekolah, para siswa Korea diajak menyelami kearifan lokal melalui berbagai aktivitas menarik, di antaranya pengenalan bahasa, seperti mempelajari dasar-dasar Bahasa Indonesia serta Bahasa Jawa beserta aksaranya,” ujar Nilam, Senin (12/1/2026).

Selain itu, permainan dan sains, seperti mengikuti permainan tradisional (traditional games) dan kelas matematika menyenangkan (Fun Mathematics).

“Es dawet kami pilih karena ini adalah minuman ikonik yang sangat terkenal di Jawa. Karena kami berada di tanah Jawa, penting bagi mereka untuk mengenal cita rasa asli daerah ini,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lembaga Pendidikan Al-Falah Darussalam Tropodo Sidoarjo Sukses Gelar Teacher Gathering di Karanganyar, Diikuti juga Mahasiswa dari Australia

Nilam menjelaskan, selain kegiatan akademik di kelas, para siswa Korea juga melakukan kunjungan ke beberapa titik penting di Jawa Timur.

Mereka dijadwalkan mengunjungi Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) untuk belajar seni karawitan dan gamelan.

“Pertukaran ini tidak hanya soal edukasi pendidikan, tetapi juga culture exchange. Di Unair nanti mereka akan bersentuhan langsung dengan alat musik tradisional kita,” katanya.

Selain itu, agenda city tour juga akan meliputi kunjungan ke pusat perbelanjaan di Surabaya, serta perjalanan luar kota menuju Jatim Park 1 di Kota Wisata Batu.

Baca Juga:  Tujuh Juara MTQ Jatim 2025 Asal Sidoarjo Raih Bonus Umroh dari Pemkab

Kepala Humas Spemma Surabaya Miftakul Khoir mengatakan, kunjungan 16 siswa Korea ini merupakan balasan dari kegiatan serupa yang dilakukan siswa Spemma ke Korea Selatan pada November 2025.

“Kami berharap program ini dapat terus berlanjut dengan inovasi yang lebih beragam setiap tahunnya,” katanya.

Di sisi lain, salah satu siswa Daejo Middle School Busan Korea Selatan Park Hayeon mengaku, baru pengalaman kali pertama membuat minuman khas Jawa, Es Dawet. Meski demikian, ia antusias belajar karena tidak pernah merasakan sebelumnya di Korea.

“Selain belajar praktik membuat es dawet, nanti saya coba merasakan membuat bakso khas Indonesia, yang katanya banyak orang terkenal karena kelezatannya,” pungkasnya. (aci)