Berita Lumajang
Bupati Lumajang Indah Amperawati Lepas Peserta Fun Run Sakmblayune Permata Biru Fest 2026
LUMAJANG, SURYAKABAR.com – Bupati Lumajang Indah Amperawati menegaskan, kegiatan olahraga massal memiliki nilai strategis dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkelanjutan.
Hal tersebut disampaikannya saat melepas peserta Fun Run Sakmblayune Permata Biru Fest 2026 di Perumahan Permata Grati Garden, Kabupaten Lumajang, Minggu (11/1/2026) pagi.
Menurut Bupati yang akrab disapa Bunda Indah, olahraga tidak boleh dipandang sebatas aktivitas seremonial atau hiburan semata.
Lebih dari itu, olahraga massal merupakan investasi jangka panjang untuk membentuk masyarakat yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan produktif dalam kehidupan sosial maupun ekonomi.
“Kebiasaan hidup aktif adalah fondasi pembangunan manusia. Masyarakat yang rutin berolahraga akan lebih bugar, lebih fokus, dan lebih siap berkontribusi dalam pembangunan daerah,” tegasnya.
Ia menjelaskan, tingginya partisipasi masyarakat dalam kegiatan olahraga bersama mencerminkan meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan.
Kesadaran ini, apabila terus dirawat, diyakini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat Lumajang secara berkelanjutan.
Bunda Indah menambahkan, olahraga massal juga berperan dalam membangun karakter sosial, seperti disiplin, sportivitas, dan kebersamaan.
Nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dari penguatan sumber daya manusia yang tidak hanya sehat secara jasmani, tetapi juga matang secara sikap dan perilaku.
“SDM unggul tidak lahir secara instan. Ia tumbuh dari kebiasaan-kebiasaan baik, salah satunya melalui olahraga yang dilakukan secara rutin dan bersama-sama,” imbuhnya.
Melalui kegiatan seperti Fun Run Sakmblayune, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap dapat menumbuhkan budaya hidup aktif yang mengakar di masyarakat.
Dengan SDM yang sehat dan produktif, Lumajang diyakini mampu melangkah lebih kuat dalam menghadapi tantangan pembangunan ke depan.
Komitmen ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menempatkan kesehatan masyarakat sebagai pilar utama pembangunan, sekaligus memastikan pertumbuhan daerah berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup warganya. (*)


