BRI Super League 2025-2026
Tomas Trucha: Duel PSM Makassar Kontra Persebaya Layaknya Permainan Catur

MAKASSAR, SURYAKABAR.com – Pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha menilai duel PSM kontra Persebaya Surabaya layaknya permainan catur. Hal itu setelah kedua tim mempertontonkan pertarungan sengit di lapangan yang penuh taktik.

Tak ayal, duel Juku Eja versus Bajul Ijo itu berakhir sama kuat pada laga tunda pekan ke-4 BRI Super League 2025-2026. Duel yang berlangsung di Stadion BJ Habibie, Parepare, Sulsel berakhir dengan skor 1-1, Sabtu (6/12/2025) malam.

PSM unggul lebih dulu menit 8 lewat gol yang dicetak Savio Roberto. Tidak butuh waktu lama, Persebaya menyamakan kedudukan 1-1 menit 12 lewat gol Bruno Moreira.

Seiring hasil imbang itu, posisi PSM berada di peringkat delapan mengumpulkan 19 poin, sedang Persebaya menempel ketat di peringkat sembilan dengan koleksi 18 poin. Kedua tim sama-sama sudah memainkan 13 laga.

“Seperti saya katakan sebelumnya, Persebaya adalah tim bagus. Ini lebih ke pertarungan taktik dan seperti permainan catur di lapangan,” ujar Tomas Trucha pasca laga.

Baca Juga:  Mantan Striker PSM Makassar Everton Jadi Kiper Dadakan, Gagalkan Penalti PSPS, Pahlawan Kemenangan Garudayaksa FC

Pelatih asal Republik Ceko ini menjelaskan, baik pemain PSM maupun Persebaya, sama-sama tak memberi kesempatan satu sama lain untuk berfikir. Misalnya, Persebaya tak membiarkan PSM memegang bola berlama-lama.

Begitu pula sebaliknya dilakukan pemain PSM terhadap Persebaya. Alhasil, perebutan bola di segala lini kerap terjadi pada laga tersebut.

“Pemain kita dan pemain mereka tidak memberikan semeter pun untuk berpikir lebih lama di permainan. Jadi ini seperti permainan kontrol atau pertarungan catur,” jelas Tomas.

Baca Juga:  Ini Pemain Timnas Indonesia di SEA Games 2025 Thailand

Hanya saja, Tomas mengaku anak asuhnya masih banyak melakukan kesalahan pada laga ini. Misalnya gol penyama kedudukan Persebaya yang dicetak Bruno Moreira, pemain PSM lalai hingga membiarkannya berdiri bebas.

Selain itu, kesalahan Pasukan Ramang juga tak mampu memanfaatkan peluang melalui bola set piece. Padahal, Tomas mengaku di sesi latihan mereka sangat lihai menyelesaikan eksekusi bola mati.

Baca Juga:  Presiden Prabowo Naikkan Bonus Peraih Medali Emas SEA Games 2025 Thailand Menjadi Rp 1 Miliar

“Bagian set piece kita manfaatkan di latihan sebelum pertandingan ini. Pemain mencetak gol entah itu freekick, atau sepak pojok. Jadi kita harapkan mereka mencetak gol melalui set piece tapi mereka tidak melakukannya,” imbuh Tomas.

Meski begitu, Tomas menegaskan berbagi poin bagi kedua tim adalah hasil yang adil. “Menurut saya ini hasil yang fair bagi kedua tim,” pungkas Tomas Trucha. (jup)