Pendidikan
Olah Tanaman Pengusir Jin Jadi Teh, Antarkan Siswi SD Raih Putri Lingkungan Hidup 2025
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Berkat ketekunan dalam budidaya tanaman bidara, Naziya Putri Syafira Ariwibowo, siswi Kelas 5 SDN Sawunggaling I/382 Surabaya berhasil terpilih menjadi Putri Lingkungan Hidup 2025 Jenjang SD Kota Surabaya.
Naziya mengatakan, tanaman bidara merupakan tanaman yang dianggap masyarakat sebagai salah satu pengusir jin dan makhluk halus lainnya.
“Saya tertarik, karena pohon bidara sudah langka. Saya ingin mengembangkannya dengan menanam bibit-bibitnya sebanyak mungkin,” ujar Naziya, Rabu (24/12/2025).
Naziya mengaku memiliki lebih dua ribuan bibit tanaman bidara, dan sebagian sudah dibagikan ke lingkungan dan tetangga. Selain untuk penghijauan, Naziya juga memanfaatkan tanaman bidara bukan hanya untuk mengusir jin.
“Saya mengolahnya menjadi teh. Daunnya dikeringkan, kemudian dihancurkan dan bisa diseduh dengan air hangat dan menjadi minuman teh,” ungkap putri pasangan Agung Ariwibowo dan Sri Wahyuningtyas itu.
Naziya menjelaskan, olahan daun bidara menjadi teh itu tidak ada tambahan obat kimia. Ia pun menamakan penelitiannya, Nobita.
“Ya NOBITA, di tokoh film kartun Doraemon. Namun, kepanjangannya Inovasi Bidara Tumbuh Alami,” jelas siswi kelahiran 9 Agustus 2014 itu.
”Pengembangan lainnya, tanaman bidara akan menjadi pelembab wajah dengan dipadukan tanaman lainnya. Semoga upaya itu membuahkan hasil kedepannya,” sambungnya.
Wakil Koordinator Bidang Kesiswaan SDN Sawunggaling I/382 Surabaya Qomarul Lailiah mengaku bangga atas prestasi yang diraih salah satu siswanya.
Menurutnya, gelar itu juga mengakhiri penantian selama enam tahun. Sejak 2019, SDN Sawunggaling I/382 Surabaya selalu ikut dalam pemilihan Duta Lingkungan Hidup se-Kota Surabaya.
“Tahun lalu saja ada murid kami yang lolos sampai ke final senangnya sudah tak terkira. Sekarang di 2025, malah Naziya bisa keluar menjadi juara,” katanya.
Penyerahan dan pengukuhan Putri Lingkungan Hidup 2025 Jenjang SD Kota Surabaya dilakukan secara langsung Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Kamis (18/12/2025). (aci)

