Piala Dunia U-17
Jerman U-17 Menangi Derby Eropa Lawan Spanyol U-17 di Perempat Final Piala Dunia U-17 2023
JAKARTA, SURYAKABAR.com – Jerman U-17 lolos ke semifinal Piala Dunia U-17 2023, setelah memetik kemenangan 1-0 dalam derby Eropa melawan Spanyol U-17 di perempat final di Jakarta International Stadium Jakarta Utara, Jumat (24/11/2023).
Gol tendangan penalti Paris Brunner menit 64 menjadi penentu kemenangan Jerman pada laga yang disaksikan langsung 8.379 penonton.
Sukses menembus semifinal ini membuat skuad Jerman semakin optimistis bisa memenangkan pertandingan di sisa laga Piala Dunia U-17 2023.
Apalagi mereka termotivasi merebut juara, karena sejak Piala Dunia U-17 digelar pertama kali pada 1985, Jerman belum pernah merebut juara.
Prestasi tertinggi Jerman yakni runner up di Piala Dunia U-17 1985. Kala itu mereka di final menelan kekalahan 0-2 dari Nigeria.
Pemain belakang Jerman U-17 Finn Jeltsch optimistis mereka bisa memenangkan semua pertandingan dengan mentalitas yang mereka memiliki. Skuat Jerman yakin apapun situasinya, mereka bakal tampil sebagai juara.
Mentalitas itulah yang menurut Jeltsch ditanamkan sang pelatih, Christian Wueck. Mengingat laga melawan Spanyol ini, sejak awal dinilai akan sangat sulit bagi Jerman. Tapi sang pelatih menegaskan agar semua pemain bisa memberikan segalanya di laga ini. Terutama menunjukkan yang terbaik dalam bertahan.
“Anda harus memiliki keyakinan, apa pun situasinya, Anda bisa keluar sebagai pemenang. Saya pikir dengan mentalitas dan kekuatan pikiran, kami dapat memenangkan semuanya dengan kondisi 100 fit. Anda lihat hari ini Spanyol memiliki banyak penguasaan bola, tetapi pertahanan adalah kuncinya,” tutur Jeltsch.
“Saya pikir semua orang telah memberikan segalanya di laga ini. Bukan hanya pemain, tetapi juga pelatih dan staf. Hal itu membuat kami menjadi tim yang luar biasa hari ini. Karena saya pikir semua orang ingin bermain di semifinal,” tambahnya.
Jeltsch dinobatkan sebagai pemain terbaik di laga Jerman kontra Spanyol. Pemain FC Nurnberg itu mengaku senang, karena gelar pemain terbaik untuk seorang bek tengah seperti dirinya dinilai sangat jarang terjadi.
“Saya merasa luar biasa. Sebagai seorang pemain bertahan bisa mempertahankan clean sheet dalam pertandingan sangat penting. Karena saya tahu, mungkin semua ingin memenangkan setiap pertandingan dengan skor 4-0 atau 5-0. Namun, tetap saya harus berusaha keras menjaga agar tidak kebobolan dan membuat tim ini bangga,” tegasnya.
“Dan itu adalah perasaan yang indah. Saya bangga dengan diri saya sendiri. Melawan seorang penyerang yang luar biasa dari Spanyol, seperti Mark Guiu, menurut saya sangat luar biasa dan para pemain lainnya juga hebat karena mereka tim yang berkualitas. Kami melakukan pekerjaan yang baik,” tambah Jeltsch. (*)