Mahasiswa Unair Jadi Relawan Vaksinasi di Lamongan dan Gresik

LAMONGAN, SURYAKABAR.com – Percepatan pelaksanaan vaksinasi oleh pemerintah membutuhkan tenaga kesehatan yang banyak. Selain itu permasalahan lain juga bermunculan seperti banyaknya tenaga kesehatan yang turut terpapar Covid-19.

Melihat permasalahan tersebut, mahasiswa D3 Keperawatan Fakultas Vokasi Universitas Airlangga mengabdikan diri menjadi relawan vaksinasi. Relawan vaksinasi tersebut terbagi menjadi dua kelompok yakni relawan vaksinasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lamongan dan relawan Gresik Tangguh.

Jumlah relawan vaksinasi Dinkes Lamongan sebanyak 19 orang sedangkan relawan Gresik tangguh sebanyak 16 orang yang terdiri dari mahasiswa semester 6.

Riris Ayuni Firdha selaku perwakilan mahasiswa yang menjadi relawan vaksinasi Dinkes Lamongan mengatakan, dalam sehari kuota vaksinasi yang disediakan adalah sekitar 100 hingga 300 vaksin.

“Kegiatannya membantu pelaksanaan di masing-masing wilayah kerja puskesmas yang sudah dibagi oleh Dinkes. Sehari kuotanya beda-beda antara 100 sampai 300,” kata Riris Ayuni Firdha dikutip Kominfo Jatim.

Sementara itu Alvionita Chumaidi Putri sebagai perwakilan mahasiswa relawan Gresik tangguh mengatakan, dalam sehari sasaran vaksinasi sebanyak 200 hingga 500 vaksin.

“Kegiatan yang dilakukan seperti melayani pendaftaran, screening, hingga observasi pasca vaksinasi dengan 200 hingga 500 sasaran per hari,” ujarnya.

Pandemi Covid-19 merupakan masalah bersama, penanggulangannya tidak akan maksimal jika hanya sepihak yang melakukan namun harus bersama-sama. Oleh sebab itu Riris dan Alvionita serta mahasiswa lain yang tergabung dalam relawan vaksinasi merasa sebagai mahasiswa kesehatan mereka punya peran besar untuk membantu penanggulangan Covid-19 utamanya dalam tercapainya herd immunity.

“Semoga masyarakat bisa lebih antusias dalam mendapatkan vaksin. Terkadang ada saja ditemukan kelebihan kuota, karena masyarakat yang tidak mau divaksin, padahal saat ini vaksin sangat dibutuhkan,” jelas Riris.

“Senang rasanya bisa ikut berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19. Selain membantu memberi pelayanan vaksinasi, kegiatan ini bisa mengisi waktu luang dan menambah relasi dengan relawan yang lain,” imbuh Riris.

Mahasiswa D3 Keperawatan yang ikut berperan aktif sebagai relawan vaksinasi berharap keikutsertaan mereka dapat mempercepat tercapainya herd immunity.

“Dengan gencarnya proses vaksinasi dilakukan, semoga jumlah masyarakat yang mendapat dosis 1 atau 2 vaksin Covid-19 semakin meningkat. Semoga herd immunity juga segera tercapai,” tutup Alvionita. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *