Liga Futsal Surabaya 2019
Kalimas FC Kesulitan Kalahkan Al Ahly FC, Begini Komentar Head Coach Kalimas FC
SURABAYA, SURYAKABAR.com – Juara putaran pertama Liga Futsal Surabaya (LFS) 2019, Kalimas Paruga FC dipaksa Al Ahly FC kerja keras, sebelum memetik kemenangan 4-2 dalam lanjutan putaran kedua LFS 2019 di Gool Futsal Untag Surabaya, Minggu (7/4/2019).
Al Ahly FC unggul 1-0 lebih dulu dari eksekusi tendangan penalti titik pertama Nur Riski menit 5. Kalimas FC diganjar hukuman penalti, menyusul handsball Yudistira di dalam cyrcle.
Kecolongan gol di awal pertandingan tidak membuat pemain Kalimas FC panik. Tim asuhan Utomo Suryodiputro ini menyamakan kedudukan 1-1 menit 9 melalui Dwi Cahyo.
Tempo permainan berlangsung cepat. Kedua tim sama-sama memainkan pressing atas. Kalimas FC berbalik unggul 2-1 menit 12 lewat tendangan Januar ‘Ayik’ Nur Arrizal.
Tampil mengandalkan semangat, pemain-pemain muda Al Ahly FC merepotkan pemain Kalimas FC yang unggul jam terbang bermain.
Upaya pemain Al Ahly FC menyamakan kedudukan terwujud menit 15 lewat Rizky Wahyu. Skor imbang 2-2 bertahan hingga babak pertama berakhir.
Di babak kedua, Kalimas FC menambah dua gol lewat Januar ‘Ayik’ menit 25 dan Zulthon Alifin menit 34. Kemenangan ini memperpanjang dominasi Kalimas FC atas Al Ahly FC, setelah di putaran pertama Kalimas FC menang telak 5-0 juga memperpanjang rekor belum terkalahkan sepanjang musim ini. Dari 13 kali bertanding, Kalimas FC menang 10 kali dan imbang tiga kali.
Dibanding putaran pertama yang lebih mudah memetik kemenangan, Head Coach Kalimas FC, Utomo Suryodiputro mengaku, tim asuhannya kesulitan mengembangkan permainan, karena luas lapangan lebih kecil dibanding di SFC.
“Anak-anak kesulitan mengembangkan permainan. Lapangan kurang memenuhi standar, karena sempit. Mestinya, kompetisi ini tidak perlu dipaksakan. Kalau saat ini tidak ada lapangan, kompetisi dilanjutkan usai Lebaran saya kira tidak masalah. Yang penting, lapangan memenuhi syarat,” kata Utomo Suryodiputro menjawab suryakabar.com, Minggu (7/4/2019).
Putaran pertama LFS 2019 digelar di SFC. Kondisi lapangan SFC, besar. Ini berbeda dengan ukuran lapangan di Gool Futsal Untag yang lebih kecil.
Memasuki putaran kedua, venue dipindah, karena SFC dialih fungsikan tidak lagi untuk lapangan futsal. Operator LFS 2019 kesulitan mendapatkan lapangan dengan ukuran besar. Akhirnya diputuskan pertandingan digelar bergantian di Gool Futsal Manggadua dan Gool Futsal Untag. (es)