Laga Amal Komedian, Musisi dan Atlet Indonesia Lawan Ulama dan Umaro di Pasuruan, Pemkab Pasuruan Sumbang Rp 270 Juta untuk Korban Bencana di Palu dan Donggala
PASURUAN, SURYAKABAR.com – Datang dari Jakarta ke Kabupaten Pasuruan tidak disia-siakan tim sepak bola Komedian, Musisi dan Atlet Indonesia (Komando FC). Dalam laga amal untuk korban gempa dan tsunami Palu dan Donggala, Komando FC menang tipis 2-1 atas tuan rumah tim Ulama dan Umaro (Ulmar FC) di Stadion R Soedarsono, Pogar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Minggu (4/11/2018) pagi.
Komando FC diperkuat mantan pebulu tangkis tunggal putra nomor satu dunia, Taufik Hidayat, sedang Ulmar FC dikomandoi langsung Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf.
Pada laga amal yang berlangsung 3 x 25 menit, Taufik Hidayat memborong dua gol kemenangan Komando FC, sementara gol tunggal Ulmar FC dicetak Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono.
Kedua tim sama-sama tampil apik. Permainan berimbang. Apalagi, kedua tim sama-sama menyuguhkan permainan terbuka. Ini membuat serangan silih berganti mengancam gawang kedua tim.
Selain diperkuat Taufik Hidayat, Komando FC juga diperkuat mantan pemain sepak bola Gendut Doni dan Leo Saputra. Keduanya sama-sama pernah memperkuat Persija Jakarta. Ada juga deretan artis dan komedian seperti Komeng, Jarwo Kuat, Bedu, Rico Ceper dan di barisan musisi ada Akmal drummer sejumlah band di Indonesia.
Sementara tim Ulmar FC, ada Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, Kapolres Pasuruan AKBP Raydian Kokrosono, Kasan Sholeh, mantan pemain sepak bola Persekabpas, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan, sejumlah camat dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari kalangan Ulama, ada Habib Segaf Baharun, dan ulama-ulama lain yang juga ikut tampil di laga amal tersebut.
Bedu, komedian dan artis Indonesia mengatakan, laga amal ini merupakan miniatur negara Indonesia. Kata dia, ini gambaran orang Indonesia yang peduli dengan satu sama lain. Maka dari itu, laga amal ini bentuk gotong-royong masyarakat Pasuruan yang tidak mempedulikan golongan maupun profesi tetapi memiliki rasa dan niat yang sama, yakni membantu saudara yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu dan Donggala.
“Ulama, Umaro, artis, musisi, atlet, masyarakat Pasuruan yang dari latar belakang apapun bersatu padu. Kami sama-sama berdonasi langsung untuk membantu saudara kita yang sedang membutuhkan uluran bantuan. Minimal, saya tidak bisa ikut datang ke lokasi bencana, saya bisa ikut andil seperti sekarang ini. Saya senang datang ke Pasuruan ini,” ujar Bedu.
Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf mengatakan, ini bukan soal siapa yang menang dan kalah dalam pertandingan amal ini. Tapi, yang menjadi outputnya adalah bagaimana masyarakat Pasuruan mampu gotong-royong dan menyisihkan rejekinya untuk ikut amal membantu korban gempa dan tsunami di Palu serta Donggala. Kata dia, semua elemen masyarakat sangat antusias dan ia pun berterima kasih kepada semua pihak.
Dari hasil penggalangan dana ini, kata dia, Pemkab Pasuruan dan masyarakat Pasuruan berhasil mengumpulkan Rp 270 juta. Ia menyebut, hasil penggalangan dana itu akan disumbangkan langsung ke Palu dan Donggala. “Minimal apa yang kami lakukan di sini bisa sedikit membantu dan meringankan beban saudara kami di sana. Mudah-mudahan hasil dari penggalangan dana ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan maksimal, sehingga saudara kami di sana bisa bangkit,” katanya.
Disinggung kedatangan atlet, musisi dan komedian di Pasuruan, Gus Irsyad, sapaan akrab Bupati Pasuruan, mengatakan, kedatangan mereka ini hanya untuk memeriahkan laga amal. (mer)